Selasa, 19 Apr 2022 08:27 WIB

Viral 'Anak Digorok Ibu', Ini Tips Biar Nggak Gampang Terjebak Hoaks

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Poster Ilustrasi media sosial. (Foto: Edi Wahyono)
Jakarta -

Viral video seorang anak perempuan menangis di Cipayung, Jakarta Timur, usai diduga digorok ibunya lantaran membangunkan sahur.

Video viral ini membuat aparat kepolisian turun tangan. Hasil penyelidikan polisi menyatakan narasi 'ibu gorok anak gegara dibangunkan sahur' adalah berita bohong alias hoaks.

"Tidak benar. Sementara tidak ada (pidana), karena anaknya juga sudah klarifikasi," ujar Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Budi Sartono dalam keterangan kepada detikcom, Senin (18/4/2022).

Sangat disayangkan masih banyak masyarakat yang mudah termakan berita hoaks. Berita bohong atau hoaks kini banyak bersliweran ditemui sehari-hari, khususnya di media sosial.

Jangan terlalu cepat share

Claire Wardle, salah satu pendiri dan direktur First Draft, sebuah organisasi nirlaba yang memerangi informasi yang salah atau hoaks, mengatakan kepada The Washington Post, orang-orang terlalu cepat untuk membagikan informasi yang tidak dapat mereka jamin secara pribadi.

Claire membagikan beberapa tips agar tidak mudah kegocek hoaks saat menemukan sebuah kabar atau artikel berita.

Terutama jika Anda memiliki reaksi yang kuat, gunakan itu sebagai pengingat untuk menjauh terlebih dulu. Berhentilah melihat, lalu kembali dalam beberapa menit dan tanyakan pada diri Anda: "Apakah saya benar-benar cukup tahu banyak untuk membagikan ini?"

Pertimbangkan sebelum membagikan ulang

Hanya karena banyak teman-teman Anda membagikan berita tertentu, bukan berarti berita tersebut pasti benar. Alih-alih langsung mempercayai dan membagikannya, Anda bisa mencegah ikut ramai-ramai termakan hoaks dengan melakukan pengecekan lebih lanjut.

Baca berita secara utuh

Banyak orang sebenarnya tidak membaca konten yang mereka bagikan. Mereka hanya membaca judulnya. Untuk mencegah Anda menjadi penyebar hoaks, hilangkanlah kebiasaan membagikan konten tanpa membaca isinya secara menyeluruh.



Simak Video "Konten Negatif Kok Cenderung Mudah Viral?"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/fds)