Selasa, 19 Apr 2022 16:32 WIB

Jabar Ranking Pertama Kematian DBD, Kelompok Ini Paling Rentan

Suci Risanti Rahmadania - detikHealth
Mosquito sucking blood on a human hand Demam berdarah (Foto: thinkstock)
Jakarta -

Dengue atau orang awam menyebut demam berdarah (DBD) merupakan virus yang ditularkan melalui binatang nyamuk Aedes Aegypti di daerah tropis dan subtropis, termasuk Indonesia. Penyakit ini disebabkan oleh salah satu dari empat jenis virus dengue.

"Merupakan penyakit demam, mendadak tinggi yang disebabkan oleh virus dengue dan penularnya nyamuk," tutur Dr dr Anggraini Alam, Sp.A(K), Ketua UKK Infeksi dan Penyakit Tropis sekaligus Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), dalam webinar virtual, Selasa (19/4/2022).

Dengue umumnya bisa bersifat ringan hingga berat seperti COVID-19. Begitu juga dengan gejala dengue ringan umumnya mirip dengan flu biasa. Namun, apabila berkembang menjadi lebih serius, penyakit ini juga dapat menyebabkan sejumlah komplikasi hingga kematian.

Di Indonesia, tercatat ada 22.331 kasus infeksi dengue pada tahun 2022 dan menyebabkan kematian sekitar 229 orang yang tersebar di 115 kabupaten/kota.

"Tahun 2022 yang sedang berjalan, Jawa Barat juga menduduki ranking (kematian) pertama secara kumulatif artinya secara absolut angkanya," kata Dr Asik Surya, MPPM, Koordinator Substansi Arbovirosis, Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan RI.

Adapun kelompok masyarakat yang terkena infeksi virus dengue ini adalah anak-anak, dewasa, hingga lanjut usia (lansia). Namun, kelompok anak-anak paling rentan terkena gejala yang serius atau severe dengue.

"Saat ini seluruh usia rentan terkena dengue, namun memang anak adalah kelompok rentan mengalami severe dengue," kata dr Anggraini.



Simak Video "Perhatikan Gantungan Bajumu, Nyamuk Suka dengan Bau Manusia"
[Gambas:Video 20detik]
(suc/naf)