ADVERTISEMENT

Jumat, 06 Mei 2022 05:18 WIB

Round Up

Penjelasan Kemenkes soal Kondisi 3 Pasien Anak Hepatitis 'Misterius' di DKI

Mochammad Fajar Nur - detikHealth
Anak sakit Foto: Getty Images/iStockphoto

Respon Pemerintah pada Kasus Hepatitis Misterius

Pihak pemerintah sendiri mulai bergerak untuk merespon fenomena hepatitis misterius ini dengan mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor HK.02.02/C/2515/2022 tentang kewaspadaan terhadap penemuan kasus hepatitis akut.

Sementara itu, dr Hanifah Oswari juga menyatakan bahwa pemerintah telah meminta tenaga kesehatan (nakes) dan fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) untuk siaga dalam menerapkan pengendalian infeksi dan virus.

"Meminta nakes dan fasyankes, untuk menerapkan pencegahan dan pengendalian infeksi untuk pengendalian khususnya virus," ungkapnya.

Pemerintah juga menyiapkan RSPI Sulianto Saroso dan Laboratorium FK Universitas Indonesia (UI) sebagai rujukan untuk pemeriksaan dan investigasi dalam mengetahui lebih jauh hepatitis misterius ini.

Berkaitan dengan ini, dr Mohammad Syahril, Sp.P, MPH dari RSPI Sulianti Suroso, menghimbau masyarakat untuk tidak terlambat membawa anak dengan gejala hepatitis dan jangan menunggu sampai tidak sadarkan diri.

"Kalo dirujuk ke rumah sakit biasanya sudah dengan gejala yang sudah berat, mungkin dengan kuning tadi di matanya atau di seluruh badannya," jelasnya pada sesi tanya-jawab konfrensi pers.

"Mudah-mudahan kalau tidak terlembat kita akan selamatkan pasien ini, jadi jangan sampai pasien sudah keadaan tidak sadar baru dibawa ke rumah sakit," sambungnya.

Tidak Terkait dengan Vaksin COVID-19

dr Hanifah Oswari menegaskan bahwa tidak ada kaitan antara kasus hepatitis misterius yang terjadi dengan vaksin COVID-19 seperti yang ramai dispekulasikan belakangan ini. Ia berpendapat bahwa penyebab hepatitis misterius ini saja belum bisa ditentukan dengan pasti, maka tidak bisa dikaitkan dengan vaksin COVID.

"Itu tidak benar, bahwa tidak ada bukti bahwa itu karena vaksin COVID. Memang ada berhubungan dengan virus ya, tapi itupun belum dikonfirmasi berhubungan secara langsung," jelasnya.

"Menghubungkan virus COVID sendiri dengan penyakitnya saja sudah belum bisa ditentukan, apalagi dengan vaksin COVID-nya. Pada saat ini berita seperti itu sepertinya perlu diluruskan," pungkasnya.

Halaman
1 2 Tampilkan Semua


Simak Video "Simak! Imbauan IDAI soal Munculnya Hepatitis Akut Misterius"
[Gambas:Video 20detik]

(mfn/fds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT