ADVERTISEMENT

Rabu, 11 Mei 2022 21:00 WIB

WHO: Sejak Invasi Rusia, 3.000 Orang Tewas di Ukraina Akibat Penyakit Kronis

Vidya Pinandhita - detikHealth
Serangan udara Rusia ke Kota Kharkiv menelan banyak korban jiwa. Sejumlah pasien luka-luka akibat serangan rudal tersebut memenuhi rumah sakit. Ilustrasi WHO menyebut setidaknya 3.000 orang di Ukraina meninggal dunia akibat penyakit kronis tak beroleh perawatan sejak invasi Rusia. Foto: Screenshoot AFP
Jakarta -

Kepala Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Eropa menyebut setidaknya sebanyak 3.000 orang meninggal dunia di Ukraina semenjak invasi Rusia pada Februari lalu. Ribuan kematian tersebut disebabkan para pasien tidak bisa beroleh perawatan untuk penyakit kronis.

Direktur Regional WHO untuk Eropa Hans Henri P Kluge menyebut, sejauh ini WHO telah mencatat sekitar 200 serangan terhadap fasilitas kesehatan di Ukraina. Kini hanya sejumlah rumah sakit yang masih bisa berfungsi.

Menurutnya, penyakit yang membuat ribuan warga Ukraina meninggal dunia imbas tak bisa mendapat perawatan, di antaranya adalah kanker dan HIV/AIDS.

"Empat puluh persen rumah tangga memiliki setidaknya satu anggota yang memerlukan perawatan kronis yang tidak bisa mereka dapatkan lagi. Mengakibatkan setidaknya tiga ribu kematian dini yang dapat dihindari," ujar Kluge dalam pidatonya di pertemuan regional 53 negara anggota WHO, dikutip dari Reuters, Rabu (11/5/2022).

Hal senada ditegaskan oleh Kepala Hak Asasi Manusia PBB untuk Ukraina, Matilda Bogner. Menurutnya, peningkatan kematian di Ukraina terjadi akibat terbatasnya akses ke fasilitas perawatan.

"Hak atas kesehatan sudah sangat terpengaruh di seluruh negeri," katanya, Selasa (10/5).

Lebih lanjut dalam kesempatan terpisah Bogner menyebut, di salah satu ruang bawah tanah sekolah yang sempit di Yahidne, Ukraina, 10 warga lansia meninggal dunia lantaran tidak aman untuk meninggalkan tempat penampungan.



Simak Video "Soal Konflik Rusia-Ukraina, WHO: Perang Ini Harus Dihentikan"
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/vyp)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT