ADVERTISEMENT

Kamis, 12 Mei 2022 05:00 WIB

Round Up

Kemenkes Cek Dugaan 21 Kasus Hepatitis Akut di DKI

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dr Siti Nadia Tarmizi Jubir Kemenkes Siti Nadia Tarmizi (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Terkait laporan 15 kasus diduga hepatitis misterius di Indonesia, pakar infeksi yang juga mantan direktur WHO Asia Tenggara, Prof Tjandra Yoga Aditama menyarankan agar pemerintah juga menjelaskan status masing-masing pasien. Organisasi kesehatan dunia WHO menetapkan sejumlah kriteria terkait hal itu.

Beberapa kriteria yang dikenal adalah:

1. Dikonfirmasi

Saat ini masih belum diketahui.

2. Probable

Pasien dengan gejala hepatitis akut dinyatakan negatif jenis hepatitis A, B, C, D, atau E. Hasil tes laboratorium serum transaminase >500 IU/L (AST atau ALT). Rentang usia pasien berada di 16 tahun ke bawah.

3. Epi-linked:

Pasien dengan hepatitis akut dinyatakan negatif jenis hepatitis A-E dari segala usia. Pasien merupakan kontak erat dari kasus probable.

4. Pending Klasifikasi

Pasien dengan gejala hepatitis akut tetapi hasil serologi jenis virus hepatitis A, B, C, D, dan E belum semuanya didapatkan. Pasien tersebut masuk kategori pending klasifikasi.

Halaman
1 2 Tampilkan Semua

(up/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT