ADVERTISEMENT

Selasa, 17 Mei 2022 16:00 WIB

WHO: Studi Penyebab Hepatitis Misterius Akan Selesai Minggu Ini

Razdkanya Ramadhanty - detikHealth
Anak sakit Foto: iStock

Tidak Ada Hubungan Hepatitis Akut dengan Vaksin COVID-19

Sementara itu, Badan Keamanan dan Kesehatan Inggris (UKHSA) kembali menegaskan bahwa vaksin COVID-19 bukan penyebab hepatitis akut misterius. Sebab, mayoritas kasus di Inggris merupakan pasien di bawah 5 tahun yang belum mendapat vaksin COVID-19.

"Pada 11 Mei, CDC Eropa melaporkan total 449 kasus di 27 negara termasuk dari Eropa, Amerika (Utara, Tengah, dan Selatan), Asia dan Timur Tengah," terang dr Lucey.

Jumlah kasus tertinggi sejauh ini ada di Inggris (163), Amerika Serikat (109), Italia (35), Spanyol (22), Brasil (16), Indonesia (15), Israel (12), Swedia (9), Argentina (8), Jepang (7), dan Kanada (7).

Menurut data terbaru UKHSA, Inggris telah melaporkan kasus terbanyak di dunia. Namun sejauh ini, tidak ada anak yang meninggal di negara tersebut.

Halaman
1 2 Tampilkan Semua

(any/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT