ADVERTISEMENT

Senin, 23 Mei 2022 19:19 WIB

Obat Hipertensi Acebutolol: Dosis, Efek Samping, dan Aturan Pakai

Suci Risanti Rahmadania - detikHealth
ilustrasi obat Ilustrasi obat acebutolol (Foto: iStock)
Jakarta -

Acebutolol merupakan obat yang digunakan untuk menjaga tekanan darah seseorang agar tetap terkendali. Obat ini juga digunakan untuk penyakit jantung tertentu, seperti angina pectoris (nyeri dada) dan aritmia (detak jantung tidak teratur).

Obat ini termasuk golongan penghambat beta atau disebut beta-blocker yang bekerja dengan cara menghambat reseptor beta di jantung dan pembuluh darah. Dengan begitu, denyut jantung akan melambat, ketegangan di jantung dan pembuluh darah berkurang, serta tekanan darah akan turun.

Selain itu, obat acebutolol harus diminum secara teratur agar bekerja dengan baik. Jangan berhenti meminum obat ini kecuali diinstruksikan oleh dokter. Sebab, berhenti secara tiba-tiba dapat memperburuk kondisi tekanan darah tinggi.

Dosis obat acebutolol

Konsumsi obat acebutolol harus disesuaikan dengan anjuran dokter. Jangan dikonsumsi secara berlebihan ataupun mengurangi dosis.

Dosis untuk hipertensi (oral)

  • Dewasa: Awalnya diberikan 400 mg sekali sehari atau 200 mg dua kali sehari. Jika perlu, dapat meningkatkan dosis setelah 2 minggu menjadi 400 mg dua kali sehari. Maksimal 1,2 g/hari dalam dosis terbagi.
  • Lansia: Dosis pemeliharaan lebih rendah, hindari dosis lebih dari 800 mg/hari

Dosis untuk aritmia jantung (oral)

  • Dewasa: Awalnya diberikan 200 mg dua kali sehari. Dapat ditingkatkan sesuai dengan respon pasien. Maksimal 1,2 g/hari dalam dosis terbagi.
  • Lansia: Dosis pemeliharaan lebih rendah, hindari penggunaan dosis lebih dari 800 mg/hari

Dosis angina pectoris (oral)

  • Dewasa: 400 mg sekali sehari atau 200 mg hingga 300 mg tiga kali sehari. Maksimal 1,2 g/hari dalam dosis terbagi
  • Lansia: Dosis pemeliharaan lebih rendah, hindari dosis lebih dari 800 mg/hari

Efek samping obat acebutolol

Obat acebutolol dapat menyebabkan seseorang pusing. Hindari mengkonsumsi obat tersebut saat sedang dalam aktivitas mengemudi atau apapun itu.

Obat ini juga dapat menyebabkan tekanan darah turun secara tiba-tiba ketika bangun dari posisi duduk atau berbaring, sehingga akan mengalami rasa pusing. Efek lain dari obat ini, seperti:

  • Kelelahan
  • Sakit kepala
  • Diare
  • Beberapa efek samping mungkin memerlukan bantuan medis segera. Beritahu dokter apabila mengalami gejala serius, seperti:
  • Nyeri dada
  • Detak jantung sangat lambat
  • Sulit bernapas
  • Mengi
Baca juga: Acebutolol

Aturan pakai obat acebutolol

Konsumsi obat acebutolol sesuai instruksi yang diberikan oleh dokter. Jangan dikonsumsi secara berlebih maupun kurang dari dosis yang dianjurkan.

Seseorang dapat mengkonsumsi acebutolol dengan atau tanpa makan. Cobalah untuk meminumnya pada waktu yang sama setiap hari. Selain itu, Acebutolol harus diminum secara teratur agar bekerja dengan baik.

Jangan berhenti meminumnya kecuali diinstruksikan oleh dokter. Pasalnya, apabila menghentikan konsumsi secara tiba-tiba, obat ini dapat memperburuk kondisi tubuh.



Simak Video "HUT ke-77 RI, Epidemiolog Apresiasi Pengendalian Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(suc/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT