ADVERTISEMENT

Jumat, 03 Jun 2022 07:01 WIB

Jangan Keliru! Ini Perbedaan Darah Rendah dan Kurang Darah

Sponsored - detikHealth
samco Foto: Shutterstock
Jakarta -

Apakah Anda sering mengalami pusing hingga berkunang-kunang serta diiringi dengan tubuh yang lemas dan kulit pucat? Mungkin Anda mengira bahwa itu adalah darah rendah.

Namun, hal tersebut belum tentu gejala kurang darah, karena bisa jadi yang Anda alami adalah darah rendah. Sebagian besar masyarakat menganggap anemia atau kurang darah dan tekanan darah rendah (hipotensi) adalah kondisi yang sama. Padahal kenyataannya berbeda, meski keduanya memiliki tanda yang serupa. Selain itu, penyebab dan cara penanganannya pun juga berbeda satu sama lain, loh.

Tekanan Darah Rendah atau Hipotensi

Mengutip Mayo Clinic, seseorang dikatakan mengalami darah rendah apabila tekanan darah di dalam arteri berada di bawah batas normal, yakni kurang dari 90 mmHg (sistolik)/60 mmHg (diastolik). Sementara tekanan darah yang normal adalah jika memiliki sistolik (batas atas saat jantung kerja) 120 mmHg dan diastolik (batas bawah saat jantung istirahat) 80 mmHg atau yang sering disebut 120/80 mmHg.

Penyebab tekanan darah rendah bisa karena berbagai hal, mulai dari kekurangan cairan tubuh (dehidrasi), konsumsi obat-obatan tertentu, kehamilan, hingga penyakit jantung dan gangguan pada saraf. Gejala yang timbul dari hipotensi, biasanya tubuh merasa pusing hingga terasa ingin pingsan. Adapun gejala lain yang mungkin dialami penderita tekanan darah dapat berupa:

● Pandangan kabur

● Badan terasa lemas

● Sulit berkonsentrasi

● Napas pendek dan cepat

● Nadi teraba cepat dan lemah

● Pingsan

Gejala-gejala tersebut sering kali tidak spesifik dan dapat disebabkan oleh kondisi lain. Untuk memastikan diagnosis, dokter akan mengukur tekanan darah menggunakan alat sphygmomanometer.

Untuk pengobatan darah rendah tergantung pada penyebabnya. Akan tetapi secara umum dapat diatasi dengan minum cukup air putih, meningkatkan konsumsi garam, namun tetap dalam jumlah yang wajar, rutin berolahraga, serta mengonsumsi obat untuk menaikkan tekanan darah.

Kurang Darah atau Anemia

Anemia adalah kondisi yang mana seseorang kekurangan jumlah sel darah merah yang sehat untuk membawa kebutuhan oksigen ke jaringan dan organ. Melansir Healthline, setiap bagian tubuh membutuhkan oksigen agar dapat berfungsi dengan normal.

Oksigen inilah yang terikat dan dibawa oleh hemoglobin dalam sel darah merah. Sehingga apabila jumlah hemoglobin tidak memadai maka dapat menimbulkan anemia atau gejala kurang darah. Gejala yang timbul bervariasi, biasanya termasuk kelelahan, pucat, detak jantung yang cepat dan tidak teratur, sesak napas, nyeri dada, pusing, gangguan kognitif, tangan dan kaki yang dingin serta sakit kepala.

Awalnya anemia begitu ringan dan terjadi tanpa disadari, tapi lama kelamaan gejalanya akan meningkat dan dapat memperburuk kesehatan. Adapun gejala yang sering dirasakan oleh penderita anemia, yaitu:

● Sakit kepala

● Pusing

● Badan lemas

● Kulit tampak pucat

● Kaki dan tangan terasa dingin

● Sesak napas

● Detak jantung menjadi lebih cepat

● Nyeri dada

Pengobatan anemia juga tergantung pada penyebabnya. Jika disebabkan oleh kurangnya hormon eritropoetin yang bekerja merangsang pembentukan sel darah merah, maka dokter akan memberikan suntikan eritropoetin.

Sedangkan bila anemia disebabkan oleh kurangnya asupan zat besi, asam folat, atau vitamin B12, dianjurkan untuk mengonsumsi berbagai makanan bernutrisi tinggi, seperti, daging, hati sapi, hati ayam, sayuran hijau, kacang-kacangan, serta buah-buahan, termasuk semangka, aprikot, plum, dan kismis.

Guna memaksimalkan penyembuhan, Anda juga bisa menambah asupan zat besi dengan mengonsumsi suplemen. Berdasarkan rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), maka suplemen zat besi dengan dosis 30-60 mg disarankan untuk orang dewasa untuk mencegah kurang darah, sekaligus menambah jumlah hemoglobin. Salah satu yang bisa Anda pilih yaitu suplemen Samcobion dari PT Samco Farma, karena mengandung vitamin B12, zat aktif Asam folat, serta mineral. Sehingga dapat memenuhi kebutuhan zat besi, pendarahan berlebihan serta anemia pada masa pertumbuhan, usia lanjut, ibu hamil dan menyusui.

samcoSamco Farma

Saat ini, Samcobion dengan mudah bisa didapatkan di apotek-apotek terdekat. Ataupun melalui e-commerce seperti Shopee, Lazada dan Tokopedia. Keduanya juga bisa didapatkan melalui distributor-distributor PT Samco Farma yakni, PT Merapi Utama Pharma, PT Daya Muda Agung, dan PT Prima Galvin Sukses untuk area Jabodetabek atau dapat menghubungi nomor 081288715581.

Perlu diingat, gejala yang timbul akibat tekanan darah rendah dan kurang darah memang mirip. Namun, penyebab dan cara pengobatan kedua kondisi ini sangat berbeda. Oleh karena itu diperlukan asupan nutrisi serta multivitamin yang tepat.

Akan tetapi jika gejala yang dialami bertambah, Anda disarankan segera memeriksakan diri ke dokter untuk memastikan diagnosis dan menentukan pengobatan yang tepat.

(Content Promotion/Samco)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT