ADVERTISEMENT

Jumat, 10 Jun 2022 19:00 WIB

Omicron BA.4 dan BA.5 Masuk RI, Yakin Baru Ada 4 Kasus?

Vidya Pinandhita - detikHealth
Sebanyak 17 murid SMAN 2 Bantul, DIY, terkonfirmasi positif COVID-19. Pihak sekolah pun menggelar swab massal kepada guru dan siswa. Epidemiolog mengungkapkan potensi situasi COVID-19 di RI kini merupakan fenomena 'gunung es'. Foto: Antara Foto/Andreas Fitri Atmoko

Memang, kenaikan kasus COVID-19 di RI kini belum bisa disebut serius. Akan tetapi, Dicky mengingatkan subvarian Omicron seperti BA.4 dan BA.5 menyebar lebih kuat dibandingkan varian Corona lainnya. Kedua subvarian ini juga diketahui bisa menjangkit orang-orang yang sebelumnya sudah pernah terinfeksi virus Corona, atau pernah divaksin COVID-19.

"Kita juga harus menyadari bahwa kecenderungannya, bicara Omicron dan turunan-turunannya, ini menunjukkan bahwa mereka tidak melemah. Virulensi mereka bahkan meningkat, bahkan pada orang yang sudah divaksinasi sekali pun bisa tetap terinfeksi dan menularkan meskipun gejalanya bisa sangat ringan atau tidak ada," beber Dicky.

"Kenapa tren meningkat? Sekali lagi, kita melihat bahwa dalam pandemi COVID-19 ini fenomena penurunan proteksi imunitas itu terjadi setelah empat bulan. Khususnya kalau bicara di dua dosis, meskipun termasuk dari yang terinfeksi. Kemudian adanya potensi reinfeksi juga terjadi termasuk adanya subvarian baru yang lebih efektif seperti BA.4 dan BA.5 atau BA.2.12.1 yang menyebar jauh lebih efektif, bahkan dibandingkan Delta," pungkasnya.

Halaman
1 2 Tampilkan Semua

(vyp/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT