Jumat, 10 Jun 2022 20:30 WIB

Muncul Ancaman Omicron BA.4 dan BA.5, Pakai Masker Jadi Wajib Lagi?

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Pandemi COVID-19 DKI Jakarta makin hari makin terkendali. Salah satu indikatornya persentase kasus positif COVID-19 sudah berada di angka 0,9 persen. Ilustrasi orang-orang memakai masker di tengah pandemi COVID-19 (Foto: Pradita Utama)
Jakarta -

Indonesia melaporkan empat kasus pertama subvarian Omicron baru yakni BA.4 dan BA.4. Seluruh pasien dilaporkan sudah menerima vaksin COVID-19 lengkap.

Varian ini dikhawatirkan memicu lonjakan kasus COVID-19 lantaran bisa menembus pertahanan antibodi pasca vaksinasi COVID-19. Apakah aturan memakai masker bakal diperketat kembali?

"Jadi pelonggaran memakai masker di luar ruangan terbuka itu tetap akan kita evaluasi, apabila ada peningkatan kasus dan nanti memang ada kaitannya dengan kenaikan ba.4 atau ba.5 atau varian baru," sebut Syahril dalam konferensi pers Kemenkes RI Jumat (10/6/2022).

"Maka kita akan lebih memperketat protokol kesehatan (prokes), karena prokes ini menjadi upaya utama bagi kita semua di samping vaksinasi. Tentu saja kita tidak ingin ada lonjakan kasus lagi seperti halnya kita mengalami di Delta maupun Omicron sebelumnya," beber Syahril.

Meski begitu, hingga kini pemerintah masih mengembalikan pengetatan protokol kesehatan masker pada kesadaran masyarakat. Pasalnya, sesuai dengan anjuran Presiden RI, masker sejauh ini masih wajib dipakai di dalam ruangan dan di luar ruangan dalam kondisi berkerumun.

"Termasuk orang-orang yang sakit, orang-orang dengan risiko tinggi, usia lanjut, punya komorbid, itu diharapkan masker masih kita anjurkan. Karena kita masih dalam suasana pandemi walaupun sudah terkendali," pungkas dia.



Simak Video "Kasus Covid-19 di RI Nge-gas Lagi, Perlukah Vaksinasi Dosis ke-4?"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/kna)