ADVERTISEMENT

Senin, 13 Jun 2022 05:30 WIB

Bali-DKI Sudah Kemasukan BA.4 dan BA.5, Ini Imbauan Dokter Paru Indonesia

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Sebanyak 17 murid SMAN 2 Bantul, DIY, terkonfirmasi positif COVID-19. Pihak sekolah pun menggelar swab massal kepada guru dan siswa. Ilustrasi COVID-19 (Foto: Antara Foto/Andreas Fitri Atmoko)

Ketua Pokja Infeksi Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), dr Erlina Burhan, SpP(K), dalam kesempatan yang sama memaparkan temuan kasus BA.4 dan BA.5 di Indonesia. Mengutip data Kementerian Kesehatan RI, sejauh ini sudah ada 8 kasus yang ditemukan.

Kedelapan kasus tersebut rincian dan gejala yang dirasakan adalah sebagai berikut:

  1. Kasus Omicron BA.4 (Laki-laki 27 tahun): tidak bergejala, sudah divaksin dua dosis Pfizer
  2. Kasus Omicron BA.5 (Laki laki 45 tahun): tidak bergejala, sudah tiga kali vaksin J&J
  3. Kasus Omicron BA.5 (Laki-laki 57 tahun): sakit tenggorokan, badan pegal, sudah empat kali vaksin Pfizer
  4. Kasus Omicron BA.5 (Laki-laki 34 tahun): tidak bergejala, tiga kali vaksin (dua dosis astrazeneca dan 1 dosis J&J).
  5. Kasus transmisi lokal BA.5 (Perempuan 20 tahun): gejala sedang ada sesak napas, dua kali divaksinasi Sinovac, belum booster.
  6. Kasus transmisi lokal BA.5 (Perempuan 40 tahun): tidak ada gejala, sudah dua kali vaksin Sinovac, dan 1 vaksin AstraZeneca.
  7. Kasus transmisi lokal BA.5 (Laki-laki 22 tahun): gejala ringan, sudah dua kali vaksin Sinovac, belum dibooster.
  8. Kasus PPLN (pelaku perjalanan luar negeri) dari Inggris (Laki-laki 30 tahun): gejala ringan, sudah dua kali vaksin Sinovac, satu kali vaksin Moderna.

Halaman
1 2 Tampilkan Semua


Simak Video "WHO: 110 Negara Alami Lonjakan Covid-19 Akibat BA.4 dan BA.5"
[Gambas:Video 20detik]

(up/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT