COVID-19 RI Naik, Yakin Mau Copot Masker di Luar Ruang? Saran Menkes Sih Gini

ADVERTISEMENT

COVID-19 RI Naik, Yakin Mau Copot Masker di Luar Ruang? Saran Menkes Sih Gini

Vidya Pinandhita - detikHealth
Senin, 13 Jun 2022 16:15 WIB
Angka covid-19 yang terus menurun di Jakarta kini membut warga mulai kendorkan masker.

Sejumlah warga beraktivitas di Jembatan Multiguna Tanah Abang, Jakarta, Senin (4/10/2021).
Penjelasan Menkes perihal penggunaan masker seiring masuknya subvarian Omicron BA.4 ke BA.5 ke RI. Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta -

Menanggapi masuknya subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 serta kenaikan kasus COVID-19 di RI kini, Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin kembali menjabarkan aturan penggunaan masker. Mengingat beberapa waktu lalu aturan terkait masker dilonggarkan oleh Presiden RI Joko Widodo, masih bolehkah warga RI copot masker di area terbuka?

Menkes menegaskan, kewaspadaan senantiasa diperlukan. Namun di samping itu, sejalan dengan pengumuman Jokowi beberapa waktu lalu, warga masih diperbolehkan mencopot masker ketika berada di area terbuka. Dengan syarat, area tersebut tidak padat kerumunan, dan warga tidak sedang sakit.

"Lebih baik kita waspada. Jadi kalau ditanya masker tetap kalau di luar ruangan kita bisa buka. Tapi kalau ruangannya kerumunannya padat sekali, atau ada yang batuk-batuk, atau kita sendiri merasa tidak sehat, silakan memakai masker," jelas Menkes dalam siaran langsung 'Keterangan Pers Menteri Terkait Rapat Terbatas Evaluasi PPKM', Senin (13/6/2022).

"Kalau di dalam ruangan yang memakai AC, sirkulasinya tertutup, disarankan sebaiknya memakai masker," lanjutnya.

Mengingat, menurut pengumuman Jokowi di pertengahan Mei, tak seluruh masyarakat diperbolehkan beraktivitas tanpa menggunakan masker di ruang terbuka. Masyarakat yang tengah mengalami gejala batuk dan pilek tetap diwajibkan mengenakan masker.

"Tidak ada ruginya kita bersikap hati-hati dan waspada. Malah itu benar-benar bisa melindungi diri kita dan orang lain, dan bisa menjaga kesinambungan dari pertumbuhan ekonomi kita," pungkas Menkes.



Simak Video "Seputar Virus Covid-19 yang Diyakini Buatan Manusia"
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT