ADVERTISEMENT

Jumat, 24 Jun 2022 05:00 WIB

Round Up

Perhatian untuk Warga +62! Sudah Ada 21 Kasus BA.4, 122 Kasus BA.5

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
omicron ba.4 dan ba.5 BA.4 dan BA.5 (Foto: infografis detikHealth)

Dengan sifat-sifat dan mutasi yang dimiliki, BA.4 dan BA.5 diyakini bisa lolos dari antibodi yang dibentuk oleh vaksinasi. Meski demikian, pemerintah tetap mendorong booster bagi yang belum mendapatkan. Faktanya, banyak di antara kasus yang terlaporkan, belum mendapat booster.

"143 kasus itu rata-rata sudah divaksinasi, ada sekitar 50 persen yang belum menerima booster," ungkap Syahril dalam konferensi virtual, Kamis (23/6/2022).

Sementara itu, ahli penyakit pernapasan dari RSUP Persahabatan dr Erlina Burhan menjelaskan ada beberapa gejala yang dilaporkan pada BA.4 dan BA.5. Termasuk di antaranya batuk dan demam.

"Bisa diperhatikan di sini, untuk BA,5 yang terbanyak adalah batuk dan biasanya batuknya kering, lalu disertai dengan demam dan pilek. Dan juga ada nyeri tenggorok. Untuk BA.4 juga yang terbanyak adalah batuk, diikuti dengan dengan nyeri tenggorok, dan demam," tuturnya dalam webinar virtual, Kamis (23/6).

Halaman
1 2 Tampilkan Semua

(up/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT