ADVERTISEMENT

Rabu, 29 Jun 2022 06:30 WIB

Lagi Hits Pesan Anonim di IG, Ini Saran Psikolog agar Tak Malah Bikin Berantem

Vidya Pinandhita - detikHealth
Beautiful young woman get confused and frustrated of application shopping online Girl hold mobile phone, look at cellphone with expression face She get disappointed of broken phone yellow background Tren pesan anonim di Instagram bisa memicu konflik (Foto: Getty Images/iStockphoto/Love portrait and love the world)
Topik Hangat Tren Pesan Anonim
Jakarta -

Kini Instagram diramaikan oleh para pengguna saling berbagi pesan dan pertanyaan anonim yang diperoleh lewat aplikasi Not Gonna Lie (NGL). Namun alih-alih menjadi ajang seru-seruan, sejumlah pengguna justru menerima ungkapan mengejek dan melecehkan. Psikolog menegaskan, meski tren ini hanya permainan semata layaknya 'surat kaleng', penting untuk senantiasa menerapkan empati agar tak malah memicu konflik.

"Anggap ini permainan. Surat kaleng seru-seruan, dan ini sifatnya mengajukan pertanyaan. Karena ini tujuan awalnya dibikin adalah untuk seru-seruan, maka pertanyaannya juga yang sifatnya ringan. Bukan menyangkut topik tertentu," ujar psikolog dan founder pusat konsultasi Anastasia and Associate, Anastasia Sari Dewi, kepada detikcom, Selasa (28/6/2022).

"Berempatilah. Jangan ajukan pertanyaan yang Anda sendiri bayangkan kalau Anda dikasih pertanyaan itu, Anda tidak suka. Anda bisa tersinggung. Lakukan hal yang sama," sambungnya.

Lebih lanjut menurut Sari, respons setiap pemain NGL mungkin berbeda. Begitu juga sikap dan pikiran orang yang mengirim pesan anonim tidak bisa diprediksi. Namun meski identitas tersembunyi, pengirim pesan perlu senantiasa mempertimbangkan batasan dalam memilih topik dan cara penyampaian pesan atau pertanyaan.

"Kembali lagi, kemungkinan respons orang akan berbeda-beda. Tapi dengan mampu berempati, do-nya itu, diharapkan kemungkinan menyinggung atau melukai perasaan orang jauh lebih kecil karena tahu batasan hal apa yang menyakiti dan yang tidak, kita juga sebagai manusia kurang lebih punya sensitivitas yang tidak jauh berbeda untuk topik-topik tertentu," beber Sari.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "WHO: Hampir 1 Miliar Orang di Dunia Memiliki Gangguan Mental"
[Gambas:Video 20detik]
Topik Hangat Tren Pesan Anonim

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT