Ngeri, CDC Peringatkan Gejala Tak Biasa Cacar Monyet yang Muncul di Kelamin

ADVERTISEMENT

Ngeri, CDC Peringatkan Gejala Tak Biasa Cacar Monyet yang Muncul di Kelamin

Suci Risanti Rahmadania - detikHealth
Kamis, 30 Jun 2022 15:01 WIB
Male doctor holding monkeypox vaccine.
Ilustrasi cacar monyet (Foto: Getty Images/iStockphoto/kemalbas)
Jakarta -

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC AS) memperingatkan gejala tak biasa dari cacar monyet atau disebut monkeypox. Pasalnya, beberapa kasus cacar monyet yang ditemukan di Amerika Serikat baru-baru ini memicu gejala yang berbeda daripada biasanya.

Dalam kasus pasien-pasien tersebut, banyak ruam yang muncul di sekitar alat kelamin dan anus, serta jaringan yang melapisi mulut. Beberapa pasien melaporkan ruam yang muncul itu menyebabkan nyeri pada anus dan rektum, pendarahan rektum, peradangan yang menyakitkan pada lapisan rektus (proctitis), serta rasa buang air besar saat usus kosong (tenesmus). Adapun gejala-gejala yang ditemukan ini tak termasuk dalam deskripsi khas cacar monyet.

"Saat ini jelas ada situasi yang tidak biasa, artinya virus berperilaku tidak biasa dari biasanya di masa lalu," ujar Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Dr Tedros Adhanom Ghebreyesus, seperti dikutip dari Live Science, Kamis (30/6/2022).

Sebagai informasi, cacar monyet adalah penyakit virus zoonosis yang bisa menular ke hewan dan manusia. Mengingat virus monkeypox termasuk dalam keluarga dan genus yang sama dengan virus yang menyebabkan cacar, sehingga gejala yang ditimbulkan pun serupa dan lebih ringan.

Kebanyakan pasien umumnya akan mengalami ruam cacar monyet, seperti benjolan kecil hingga berubah jadi jerawat besar berisi nanah di sekitar wajah, rongga mulut, serta berkembang ke telapak tangan dan telapak kaki.



Simak Video "Kenali Gejala Awal Cacar Monyet"
[Gambas:Video 20detik]
(suc/kna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT