ADVERTISEMENT

Jumat, 01 Jul 2022 22:00 WIB

Catat Obat untuk COVID-19 Varian Omicron BA.4-BA.5 dan Cara Mendapatkannya

Suci Risanti Rahmadania - detikHealth
Pekerja menunjukkan paket obat COVID-19 di salah satu gerai ekspedisi SiCepat pengiriman barang gerai di Jalan K.S Tubun, Petamburan, Jakarta, Sabtu (17/7/2021). Pemerintah pusat resmi membagikan sebanyak 300.000 paket obat gratis berupa multivitamin, Azithtromycin, dan Oseltamivir bagi pasien COVID-19 yang menjalani isolasi mandiri di Pulau Jawa dan Bali. ANTARA FOTO/ Reno Esnir/aww. *** Local Caption *** Obat untuk COVID-19 varian Omicron BA.4-BA.5 (Foto: ANTARA/RENO ESNIR)
Jakarta -

Kasus subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 belakangan ini naik signifikan. Per 28 Juni 2022, sudah ada 793 kasus varian BA.4 dan BA.5 yang tersebar di Indonesia. Kedua subvarian ini memang diyakini lebih menular dibandingkan strain aslinya. Oleh karena itu, Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI) telah menyediakan sejumlah paket obat untuk COVID-19 varian Omicron BA.4 dan BA.5 yang bisa didapatkan melalui telemedicine.

Obat COVID-19 ini juga bisa didapatkan bagi masyarakat yang juga terinfeksi varian COVID-19 lainnya, seperti Delta. Namun, dikhususkan bagi mereka yang bergejala ringan atau tanpa gejala dan diperbolehkan menjalani isolasi mandiri di rumah. Sedangkan yang bergejala ringan dan berat wajib dirawat di rumah sakit, termasuk pemilihan obatnya mengikuti aturan yang diberikan oleh rumah sakit. Berikut obat untuk COVID-19 varian Omicron BA.4-BA.5.

Obat untuk COVID-19 varian Omicron BA.4-BA.5

Dikutip dari laman Kemenkes, paket obat untuk COVID-19 varian Omicron BA.4-BA.5 ini dapat ditebus secara gratis. Namun, obat di luar paket dapat ditebus dengan biaya tambahan oleh pasien.

Paket Obat A (Tanpa Gejala)

Paket A ini diberikan untuk pasien tanpa gejala yang terdiri dari:

  • Multivitamin C, B, E, Zinc dengan dosis 1 x 1 sejumlah 10

Catatan: Dosis 10 hari

Paket Obat B (Gejala Ringan)

Paket B diberikan untuk pasien yang bergejala ringan:

  • Multivitamin C, B, E, Zinc dengan dosis 1 x 1 sejumlah 10
  • Paracetamol tab 500 mg sejumlah 10 (dosis hanya jika diperlukan)
  • Favipiravir 200mg sejumlah 40 kaplet

Atau

  • Molnupiravir 200 mg dengan dosis 2 x 4 tab (1-5 hari) sejumlah 40

Catatan: Dosis 10 hari

Cara Mendapatkan Layanan Telemedicine

Pasien COVID-19 berusia lebih dari 18 tahun dengan gejala ringan dan tanpa gejala bisa menjalani isolasi mandiri di rumah dan mendapatkan paket obat COVID-19 gratis dari Kemenkes melalui layanan telemedicine soman.

Layanan tersedia di 17 platform telemedicine, namun program ini hanya berlaku untuk pasien dengan domisili dan/atau hasil pemeriksaan lab yang terafiliasi di area DKI Jakarta, Bogor, Depok, Bekasi, Tangerang, Karawang, Bandung, Semarang Raya, Surakarta Raya, Kota Yogyakarta, Surabaya Raya, Malang Raya, Kota Denpasar, Nusa Dua, Medan, Palembang, Balikpapan, Banjarmasin, Manado, dan Makassar.

Berikut ini cara mendapatkan layanan telemedicine soman Kemenkes:

  1. Lakukan tes PCR atau ANTIGEN di faskes/lab terafiliasi Kemenkes. Daftar lab dapat dilihat melalui litbang.kemkes.go.id/laboratorium-pemeriksa-covid-19/. Pastikan memberikan NIK yang sesuai dan nomor WhatsApp yang aktif.
  2. Apabila anda berusia 18 tahun ke atas dan positif dan hasil tes sudah diinput di NAR PCR atau ANTIGEN oleh lab sesuai tanggal konfirmasi, nantinya akan mendapatkan WhatsApp resmi dari Kemenkes.
  3. Jika tidak, bisa cek kelayakan secara mandiri menggunakan NIK di isoman.kemkes.go.id.
  4. Jika sudah mendapatkan WhatsApp dan/atau NIK terdaftar setelah cek mandiri, lakukan konsultasi online dengan dokter di platform telemedicine yang bekerjasama dengan Kemenkes untuk skrining kondisi.
  5. Masukkan kode voucher "ISOMAN" untuk memulai konsultasi dan menginformasikan dokter bahwa Anda adalah pasien COVID-19 program Kementerian Kesehatan.
  6. Setelah melakukan konsultasi online dan dinyatakan layak isoman, dokter akan memberikan resep digital sesuai dengan kondisi pasien yang dapat ditebus GRATIS sesuai ketentuan yang berlaku.
  7. Untuk menebus resep obat gratis dari Kemenkes, pasien perlu mengisi formulir pesanan di isoman.kemkes.go.id/pesan_obat dengan mengunggah resep digital (JPG atau screen capture) yang diberikan dokter, KTP, dan alamat pengiriman. Pastikan pasien mengupload resep sesuai berasal dari 17 PLT, terdapat nama pasien dan paket obat yang didapatkan. Pastikan alamat sudah sesuai dan nomor handphone aktif.
  8. Resep akan diverifikasi oleh Apotek Kimia Farma untuk pemberian Paket A atau Paket, dan diproses untuk pengiriman. Jenis obat di luar paket A atau B tidak diberikan dan bisa ditebus secara mandiri oleh pasien.
  9. Kemenkes bekerjasama dengan jasa pengiriman SiCepat akan mengirimkan Paket Obat langsung ke alamat rumah pasien.

Jika pasien positif COVID-19, namun tidak mendapatkan WhatsApp dari Kemenkes dan NIK tidak terdaftar setelah cek mandiri, hubungi WhatsApp Kemenkes RI 0811 1050 0567, email pedulilindungi@kemkes.go.id, atau Call Center di nomor 119 ext. 9

Jadi guys, mendapatkan obat untuk COVID-19 Omicron BA.4-BA.5 bagi pasien bergejala ringan atau tanpa gejala perlu dilakukan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter.



Simak Video "WHO: 110 Negara Alami Lonjakan Covid-19 Akibat BA.4 dan BA.5"
[Gambas:Video 20detik]
(suc/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Adu Perspektif
×
Menuju Koalisi: Kawin Paksa Vs Sukarela
Menuju Koalisi: Kawin Paksa Vs Sukarela Selengkapnya