ADVERTISEMENT

Minggu, 03 Jul 2022 20:45 WIB

Alasan MUI Keluarkan Fatwa Vaksin CanSino dari China Haram

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Program vaksinasi massal di Tangerang terus dilakukan. Vaksinasi COVID-19 kini sasar orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) dan individu berkebutuhan khusus (IBK). Ilustrasi vaksin Corona. (Foto: Grandyos Zafna)
Jakarta -

Majelis Ulama Indonesia (MUI) memutuskan fatwa bahwa vaksin COVID-19 yang diproduksi CanSino Biologics Inc. asal China adalah haram. Ketetapan tersebut tercantum dalam Fatwa MUI nomor 11 Tahun 2022 tentang Hukum Vaksin Covid-19 Produksi Cansino Biologics Inc China.

Ketetapan ini telah ditandatangani oleh Ketua Umum MUI Miftachul Akhyar, Sekjen MUI Amirsyah Tambunan, Ketua Komisi Fatwa MUI Hasanuddin AF, dan Sekretaris Komisi Fatwa MUI Miftahul Huda pada 7 Februari 2022.

"Vaksin Covid-19 produksi CanSino hukumnya haram," demikian bunyi fatwa yang dikutip dari laman resmi MUI, Minggu (3/7/2022).

MUI membeberkan alasan vaksin yang memiliki nama lain Convidecia itu hukumnya haram. Berdasarkan temuan yang ada, terdapat penggunaan bagian anggota tubuh manusia.

Alasan inilah yang membuat vaksin tersebut dipastikan haram dalam ajaran Islam.

"Memanfaatkan bagian anggota tubuh manusia (jus' minal insa), yaitu sel yang berasal dari ginjal embrio bayi manusia," lanjut fatwa tersebut.

NEXT: Vaksin COVID-19 lain yang diharamkan MUI

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Penyebab Vaksin CanSino Buatan China Dapat Fatwa Haram dari MUI"
[Gambas:Video 20detik]

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

e-LIfe
×
Perilaku Selingkuh dari Faktor Genetika, Apa Iya?
Perilaku Selingkuh dari Faktor Genetika, Apa Iya? Selengkapnya