ADVERTISEMENT

Senin, 04 Jul 2022 11:15 WIB

Catat! Cara Mengatasi Anosmia untuk Ringankan Gejala Omicron BA.4-BA.5

Suci Risanti Rahmadania - detikHealth
Portrait of young woman putting on a protective mask for coronavirus isolation Cara mengatasi anosmia gejala subvarian Omicron BA.4-BA.5. Ilustrasi pakai masker (Foto: iStock)
Jakarta -

Kasus subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 belakangan ini naik signifikan. Per 28 Juni 2022, sudah ada 793 kasus varian BA.4-BA.5 yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Kedua subvarian ini diyakini lebih menular dibandingkan strain aslinya. Adapun salah satu gejala yang ditimbulkan adalah anosmia. Lantas, bagaimana cara mengatasi anosmia?

Sebagai informasi, anosmia gejala COVID-19 merupakan suatu kondisi hilangnya indra penciuman sebagian atau seluruhnya. Hal tersebut dapat terjadi apabila virus ini melewati sawar darah otak atau penghalang antara pembuluh darah dan sistem saraf.

Virus yang melewati sawar darah otak tersebut kemudian mempengaruhi sistem dan jaringan saraf yang berfungsi untuk mendeteksi bau.

Sejumlah orang yang terinfeksi COVID-19, termasuk subvarian Omicron BA.4-BA.5 kemungkinan mengalami anosmia dan bisa sembuh dalam waktu beberapa hari atau minggu. Namun, ada juga pasien yang mengalami anosmia dalam jangka waktu yang lama.

Gejala ini tentunya dapat mempengaruhi kualitas hidup pasien, seperti tak nafsu makan dan sebagainya. Meskipun demikian, COVID-19 bukan satu-satunya penyakit yang bisa menyebabkan anosmia. Seseorang yang mengalami demam biasa juga bisa terkena gejala ini.

Cara Mengatasi Anosmia

Dikutip dari laman The Conversation, Senin (4/7/2022), salah satu cara mengatasi anosmia adalah melakukan latihan atau terapi mencium. Pasien bisa mencoba berlatih untuk mengembalikan indra penciuman dengan cara mengendus bau yang sama secara terus-menerus.

Sebagai contoh, pasien bisa mengendus bau parfum atau lainnya secara terus-menerus agar tubuh dapat kembali mengidentifikasi bau tersebut. Selain itu, ada juga cara mengatasi anosmia lainnya yang bisa dicoba. Berikut di antaranya:

1. Bilas Hidung dengan Larutan Garam

Cara mengatasi anosmia bisa dilakukan dengan membilas bagian dalam hidung dengan larutan air garam. Langkah ini dapat dilakukan jika hilang kemampuan indra penciuman yang disebabkan oleh infeksi atau alergi.

2. Bawang Putih

Sifat anti inflamasi yang kuat dari asam ricinoleic penyusun aktif dalam bawang putih mengurangi pembengkakan dan peradangan di dalam saluran hidung. Bawang putih juga mengandung sifat anti bakteri yang dapat membersihkan endapan dahak dari saluran hidung dan memudahkan pernapasan dengan memperlebar saluran hidung.

Hancurkan 4-5 siung bawang putih dan tambahkan ke dalam secangkir air mendidih. Rebus selama dua menit, tambahkan sedikit garam. Minum ramuan tersebut selagi masih panas, dua kali sehari untuk mengembalikan indra penciuman.

3. Jahe

Gingerol, konstituen aktif jahe memberikan aroma dan rasa jahe yang khas yang membantu merangsang indra perasa dan meningkatkan indra penciuman. Selain itu, sebagai ekspektoran alami, ini juga menunjukkan sifat anti mikroba dan pereda nyeri yang membantu mengobati infeksi di saluran hidung dan membersihkan partikel rematik dari hidung.

bisa mengkonsumsi jahe dengan menyeduhnya menjadi teh atau mengunyahnya sedikit saja untuk meningkatkan indra penciuman sebagai cara mengatasi anosmia.



Simak Video "Pakar Sebut Pasien Omicron Jarang Anosmia dan Sesak Napas"
[Gambas:Video 20detik]
(suc/kna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT