Aturan Lengkap PPKM Level 1, Berlaku Lagi di Jabodetabek!

ADVERTISEMENT

Round Up

Aturan Lengkap PPKM Level 1, Berlaku Lagi di Jabodetabek!

Mochammad Fajar Nur, Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Kamis, 07 Jul 2022 05:00 WIB
Geliat Restoran Mall di Jakarta Sambut PPKM Level 1
Jabodetabek kembali ke PPKM level 1 (Foto: Pradita Utama)
Jakarta -

Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi) kembali ke PPKM level 1 setelah sempat sehari naik ke level 2. Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan, Kementerian Dalam Negeri (Bina Adwil, Kemendagri) Safrizal menyiratkan puncak Omicron BA.4 dan BA.5 di wilayah ini telah terlewati.

"Meskipun berdasarkan indikator transmisi komunitas wilayah aglomerasi Jabodetabek berada pada level 2, tetapi dalam satu minggu terakhir kami melihat terjadi tren pelandaian (flattening) yang mengindikasikan wilayah aglomerasi telah melewati puncak," bebernya dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Rabu (6/7/2022).

"Dengan perkembangan tersebut, kami memperkirakan wilayah aglomerasi Jabodetabek dapat kembali ke level 1 dalam 1 atau 2 minggu ke depan," lanjutnya.

Perubahan yang terjadi secepat kilat ini menuai pro dan kontra. Epidemiolog dari Griffith University Australia, Dicky Budiman, mengingatkan risiko munculnya ketidakpercayaan publik. Menurutnya, pemerintah harus menunjukkan ketegasan.

"Untuk apa? untuk membangun trust kepercayaan publik, ini upaya untuk mengendalikan, ini untuk kepentingan publik. Antara lain apa? kejelasan informasi. Bahwa ada perbedaan, ada perubahan dalam waktu singkat, memungkinkan, tapi harus dikomunikasikan sebelumnya," beber Dicky.

"Ini yang saya sangat sayangkan, dalam strategi komunikasi risiko, yang namanya konsistensi, kejelasan pesan, termasuk juga sinergi, keseragaman pesan yang disampaikan antar unit, antar sektor di pemerintah dan tentu antar pejabat ini menjadi penting. Dan ini membangun kepercayaan dan ini berpengaruh ke program lainnya," jelasnya.

Sementara itu, epidemiolog dari Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Indonesia (UI) Pandu Riono justru melihat perubahan kilat ini sebagai respons yang sigap dan tepat. Sesuai tren kasus COVID-19 yang melandai, ia menilai sudah seharusnya Jabodetabek tetap berada di level 1.

"Menurut saya, Kemendagri dengan sikap siaga dan sigap justru mengalami koreksi yang tepat, karena setelah dianalisis dua minggu lalu memang ada kenaikan kasus, minggu ini sudah melandai sudah mulai menurun, jadi sebenarnya tidak tepat dinaikan level 2," ucapnya dihubungi detikcom, Rabu (6/7/2022).

NEXT: Aturan terbaru PPKM level 1 yang berlaku lagi di Jabodetabek.

Beberapa penyesuaian yang berlaku terkait perubahan dari PPKM level 2 menjadi PPKM level 1 yang berlaku di Jabodetabek adalah sebagai berikut:

1. PJJ (Pendidikan Jarak Jauh) dan PTM (Pembelajaran Tatap Muka)

Pelaksanaan pembelajaran di satuan pendidikan dapat dilakukan melalui pembelajaran tatap muka terbatas dan/atau pembelajaran jarak jauh berdasarkan Keputusan Bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Menteri Agama, Menteri Kesehatan dan Menteri Dalam Negeri Nomor 01/KB/2022, Nomor 408 Tahun 2022, Nomor HK.01.08/ MENKES/ 1140/ 2022, Nomor 420-1026 Tahun 2022 tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Coronavirus Disease 2019 (COVID-19);

2. WFO/WFH

Pekerja sektor non esensial dapat beroperasi 100 persen work from office. Wajib menggunakan PeduliLindungi dan disyaratkan sudah vaksinasi.

3. Supermarket dan pasar tradisional

Supermarket, hypermarket, pasar tradisional, toko kelontong, dan pasar swalayan yang menjual kebutuhan sehari-hari diperbolehkan beroperasi dengan kapasitas pengunjung 100 persen.

Supermarket dan hypermarket wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi yang dimulai sejak tanggal 14 September 2021, serta hanya pengunjung dengan kategori Hijau dalam aplikasi PeduliLindungi yang boleh masuk kecuali tidak bisa divaksin karena alasan kesehatan.

4. Restoran hingga kafe

Restoran dan kafe yang berada dalam gedung/toko atau area terbuka, baik yang berada pada lokasi tersendiri maupun berlokasi di mal, diizinkan buka sampai pukul 22.00 WIB waktu setempat dengan kapasitas sebanyak 100 persen. Begitu juga untuk restoran hingga kafe yang buka pada pukul 18.00, diperbolehkan buka sampai pukul 02.00 dengan kapasitas maksimal 100 persen.

5. Mal

Kegiatan pada pusat perbelanjaan/mal/pusat perdagangan dibuka dengan kapasitas maksimal 100 persen sampai pukul 22.00 waktu setempat. Anak usia di bawah 12 tahun wajib didampingi orang tua. Khusus anak usia 6 tahun sampai dengan 12 tahun wajib menunjukkan bukti vaksinasi minimal dosis pertama.

Selain itu, tempat bermain anak-anak, dan tempat hiburan dalam pusat perbelanjaan/mal/pusat perdagangan dibuka dengan syarat menunjukkan bukti vaksinasi lengkap khusus untuk setiap anak usia 6 sampai dengan 12 tahun. Wajib juga menggunakan aplikasi PeduliLindungi dan hanya pengunjung kategori Hijau yang boleh masuk kecuali alasan kesehatan.

6. Transportasi umum

Jabodetabek PPKM level 1 memberlakukan transportasi umum, seperti angkutan massal, taksi, dan lainnya dengan kapasitas maksimal 100 persen dengan menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat.

(up/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT