Lagi Viral 'Blue Balls', Benarkah Seks Tak Tersalurkan Bikin Testis Membiru?

ADVERTISEMENT

Lagi Viral 'Blue Balls', Benarkah Seks Tak Tersalurkan Bikin Testis Membiru?

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Jumat, 29 Jul 2022 19:30 WIB
Male suffering with pain in the urogenital system. Disease for men. The concept of protection of sexually transmitted infections.
Foto ilustrasi: iStock

Seperti Apa Kondisi 'Blue Balls' Itu?

Dr Hay menjelaskan selama ereksi, 'tekanan' dapat terjadi pada testis. Ini terjadi karena adanya peningkatan aliran darah yang bertentangan dengan penumpukan air mani yang menyakitkan.

Ia juga mencatat bahwa kondisi medis ini juga dikenal sebagai 'hipertensi epididimis'.

"Jika Anda terangsang untuk waktu yang lama, Anda mendapatkan banyak darah turun ke testis dan itu meningkatkan tekanan," kata Dr Hay.

"Jika Anda tidak (ejakulasi) maka tekanan itu menjadi sakit," sambungnya.

Bagaimana Cara Mengatasinya?

Menurut Lloyd's Pharmacy, kasus 'blue balls' ini biasanya tidak memerlukan perawatan medis. Kondisi itu dapat diatasi dengan masturbasi, berhubungan seksual, atau hanya membiarkan gejalanya hilang dengan sendirinya.

Ada juga beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengatasi kondisi ini, seperti mandi air dingin, berolahraga, atau bersantai sambil mendengarkan musik.

"Tapi, jika terus mengalami rasa sakit di testis Anda saat tidak terangsang secara seksual, disarankan untuk menghubungi dokter umum dan mencari pertolongan medis," kata Lloyd's Pharmacy.

Sebab, ada beberapa kondisi lain yang dapat menyebabkan gejala yang mirip dengan 'blue balls', seperti:

  • Gonore
  • Gondok
  • Torsi Testis
  • Batu Ginjal
  • Infeksi saluran kemih


Simak Video "Klinik Pengobatan Mak Erot Juga Bisa Tangani Keluhan Mr P Patah"
[Gambas:Video 20detik]

(sao/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT