Kata Dokter Forensik soal 'Otak Pindah ke Perut' Usai Brigadir J Diautopsi

ADVERTISEMENT

Round Up

Kata Dokter Forensik soal 'Otak Pindah ke Perut' Usai Brigadir J Diautopsi

Vidya Pinandhita - detikHealth
Rabu, 03 Agu 2022 05:30 WIB
Peti jasad Briadir J saat akan diangkat dari makamnya. (foto: istimewa)
Autopsi ulang Brigadir J memunculkan spekulasi viral 'otak pindah ke perut' (Foto: Istimewa)

Menurut dr Budi, ada banyak metode yang digunakan untuk autopsi. Tiap negara punya aturan tersendiri untuk meletakkan kembali organ-organ tubuh setelah autopsi.

"Oleh karena itu mereka mengatakan, kalau di kami, tidak kita masukkan kembali ke kepala tetapi kepala itu nanti sudah ditutup seperti kapas, atau ada khusus lah semacam kertas ditaruh situ. Kemudian potong lagi tengkoraknya dan boleh ditutup," sambung dr Budi.

Namun, ia kembali menegaskan temuan otak di perut adalah hal yang wajar terjadi pasca autopsi.

"Kalau di negara lain tadi yang di Jerman, dia dipotongnya lurus saja begitu dari depan ke belakang seperti topi. Sehingga nanti kalau dikembalikan ke situ otaknya kemudian ditutup, maka si tulang ini kan geser-geser nih. Geser-geser itu bisa mengakibatkan otaknya yang nantinya menjadi cair itu akan menjadi keluar, rembes," lanjut dr Budi.


(naf/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT