dr Boyke Sebut Banyak Pria Keluhkan Lemah Syahwat Pasca Infeksi COVID

ADVERTISEMENT

dr Boyke Sebut Banyak Pria Keluhkan Lemah Syahwat Pasca Infeksi COVID

Mochammad Fajar Nur - detikHealth
Kamis, 11 Agu 2022 20:30 WIB
yellow banana and the hand in the white background
Ilustrasi penjelasan pakar seks dr Boyke perihal banyak pria mengeluhkan lemah syahwat imbas infeksi COVID-19. Foto: iStock

Apakah Virus COVID-19 Merusak Alat Vital?

Menurut dokter di The London General Practice, dr Paul Ettlinger, penting untuk memahami lebih dulu faktor-faktor untuk memulai dan mempertahankan ereksi. Tak lain, berupa suplai darah yang baik, hormon, neurologis, dan faktor psikologis. Walhasil, untuk mengetahui hubungan antara long COVID dan disfungsi ereksi, diperlukan kajian lebih lanjut pada subjek yang mengalami.

"Kerusakan testis dapat terjadi setelah infeksi COVID," kata dr Ettlinger, dikutip dari Metro News UK. Ia menjelaskan, Gen ACE2 (enzim pengubah angiotensin 2) yang merupakan reseptor SARS-CoV-2 berlimpah di testis dan penis.

"Virus dapat mengikat ke area ini dan dengan demikian mempengaruhi testis. Efek ini dapat membahayakan produksi testosteron yang mengakibatkan penurunan libido seksual dan ereksi," imbuhnya.

Namun perlu ditegaskan, COVID-19 juga berimbas pada kondisi psikologis. Pasalnya dr Ettlinger juga mencatat, disfungsi ereksi terbukti 1,3 hingga 2,3 kali lebih sering terjadi pada orang dengan gangguan kecemasan dan depresi.


(mfn/kna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT