Virus Baru Muncul Lagi di China, Perlukah RI Waspadai Langya?

ADVERTISEMENT

Virus Baru Muncul Lagi di China, Perlukah RI Waspadai Langya?

Mochammad Fajar Nur - detikHealth
Sabtu, 13 Agu 2022 12:00 WIB
Blood cells, molecule of DNA forming inside the test tube. 3D illustration, conceptual image of science and technology.
Perlukah Indonesia mewaspadai virus Langya? (Foto: Getty Images/iStockphoto/ktsimage)

Selain itu, ia berpesan pemerintah untuk memberikan literasi kesehatan dan pencegahan penyakit kepada para peternak dan petani untuk mengurangi risiko penyebaran penyakit dari hewan ke manusia.

"Di sisi lain, sudah saatnya para peternak kita, para petani kita, sudah diajari ya dibangun literasi bagaimana cara bertani yang sehat. Tidak merusak alam, lingkungan, dan juga melindungi mereka dari paparan potensi penyakit-penyakit dari alam dari hewan-hewan liar," ungkap Dicky.

"Dengan cara memakai masker itu apalagi peternak, atau memakai sarung tangan, kebiasaan cuci tangan, kebiasaan bersih-bersih mandi sebelum masuk rumah, itu yang harus dibangun selain kontrol kesehatan rutin," pungkasnya.

Menurut para ahli, diyakini virus baru Langya terdeteksi pada tikus, yang memperkuat kemungkinan reservoir alami virus berawal dari hewan tersebut. Sejauh ini belum ada bukti penularan dari manusia ke manusia.



Simak Video "35 Orang Terinfeksi Virus Langya, Apa Gejalanya?"
[Gambas:Video 20detik]

(mfn/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT