Terkuak! Ternyata Ini Pemilik Antibodi COVID-19 Tertinggi di Indonesia

ADVERTISEMENT

Round Up

Terkuak! Ternyata Ini Pemilik Antibodi COVID-19 Tertinggi di Indonesia

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Sabtu, 13 Agu 2022 14:04 WIB
Kasus COVID-19 di beberapa wilayah di Indonesia, khususnya DKI, mengalami penurunan. Namun bukan berarti virus Corona sudah hilang karena kita masih berperang melawan COVID-19.
Foto: PIUS ERLANGGA

Menurut Pandu, jika nantinya antibodi warga Indonesia sudah mencukupi dengan cakupan dosis pertama yang lebih besar, bisa jadi kemungkinan booster kedua tidak lagi diperlukan.

Sebab, Pandu melihat cakupan vaksinasi booster pertama baru sekitar 20 persen dan masih jauh dari target yang diinginkan.

"Jangan kita pikirkan dulu booster yang kedua, kita tuntaskan dulu booster pertama," kata Pandu.

"Kalau kita sudah bisa menuntaskan (booster pertama), barangkali kita tidak butuh booster kedua. Kita belum tahu, tapi yang sudah jelas bahwa booster pertama itu adalah suatu keharusan kita lakukan. Kita tuntaskan, dalam arti karena data mengindikasikan kita berhasil mencapai level kadar antibodi yang cukup tinggi," jelasnya.

Pandu mengatakan pemberian booster pertama terbukti sukses menekan keparahan gejala pasien COVID-19, meski Indonesia tengah diterpa gelombang Omicron BA.4 dan BA.5. Terlihat dari tingkat perawatan di rumah sakit dan kematian akibat Corona tergolong rendah.

"Terbukti kadar tinggi itu mampu menekan dari perjalanan pandemi waktu kita bukan puncak Omicron ini ada BA.4 dan BA.5, angka yang masuk rumah sakit sangat rendah, angka kematian rendah," pungkasnya.



Simak Video "90 Persen Warga RI Punya Antibodi, Upaya Pencegahan Tetap Diterapkan"
[Gambas:Video 20detik]

(sao/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT