ADVERTISEMENT

Senin, 15 Agu 2022 14:16 WIB

Viral Wanita Curi Cokelat di Alfamart Sewa Pengacara, Mungkinkah Idap Klepto?

Alethea Pricila - detikHealth
Seorang karyawati Alfamart, Amelia, pergoki seorang wanita pengemudi Mercy bernama Mariana yang diduga mencuri coklat pada Sabtu (13/08) pukul 10.30 WIB di Alfamart Sampora, Tangerang Selatan. Menurut pihak Alfamart, Amelia yang memergoki Mariana kemudian dipaksa buat video klarifikasi karena diancam UU ITE. Foto: 20Detik
Jakarta -

Viral seorang wanita terciduk mencuri cokelat di Alfamart. Pegawai Alfamart kemudian memviralkan aksi ibu pencurian ibu tersebut. Ibu itu lantas tidak terima dengan aksi pegawai Alfamart, kemudian menyewa pengacara untuk menuntut dengan ancaman UU ITE.

"Terkait dengan pemberitaan seorang karyawan Alfamart yang diancam UU ITE oleh seorang konsumen adalah benar," ucap Corporate Affairs Director Sumber Alfaria Trijaya Solihin dalam keterangannya, Senin (15/8/2022), dikutip dari detikNews.

Tindakan ini sontak menjadi sorotan netizen karena menganggap bahwa wanita tersebut sebenarnya mampu beli cokelat alih-alih mencuri. Beberapa netizen menganggap wanita tersebut mengidap kleptomania.

Apakah Wanita Tersebut Mengidap Kleptomania?

Menanggapi kasus tersebut, psikiater dr Lahargo Kembaren, SpKJ dari RSJ Marzoeki Mahdi Bogor berpendapat tidak bisa diketahui apakah benar wanita tersebut menginap kleptomania hanya dengan kasat mata karena butuh pemeriksaan lebih lanjut.

"Penegakan diagnosis (kleptomania) tidak bisa dilakukan lewat video TikTok tapi wawancara psikiatri yang komprehensif," tegasnya kepada detikHealth, Senin (15/8/022).

dr Lahargo menyebut untuk menentukan seorang mengalami gangguan kleptomania atau tidak membutuhkan pemeriksaan mulai dari wawancara klinis hingga penilaian kejiwaan kepribadian atau Minnesota Multiphasic Personality Inventory (MMPI).

Cara Membedakan Pengidap Kleptomania dengan Seorang 'Pencuri' Biasa

Kleptomania adalah suatu kondisi gangguan kejiwaan saat seseorang mengalami dorongan yang konsisten untuk mencuri, mengambil barang-barang yang sebenarnya tidak mereka butuhkan.

Hal serupa juga disebutkan oleh dr Lahargo, menurutnya salah satu yang bisa membedakan adalah barang yang diambil. Bagi seorang yang mengidap kleptomania, barang yang diambil merupakan barang yang tidak terlalu penting baginya.

"Benda-benda yang dicuri orang-orang dengan kleptomania biasanya memiliki nilai yang kecil bagi mereka dan sering dibuang atau diberikan setelah diambil," jelas dr Lahargo.

Tak hanya itu, menurutnya orang yang kleptomania biasanya tidak merencanakan pencurian mereka dan umumnya akan menghindari ketika risiko penangkapan tinggi.

Gejala Kleptomania

Kleptomania adalah gangguan pengontrolan impuls, kelas gangguan kejiwaan yang ditandai dengan kesulitan mengendalikan impuls atau dorongan agresivitas. dr Lahargo menjelaskan beberapa gejala kleptomania menurut DSM-5, sebagai berikut:

  • Dorongan yang terus-menerus dan berulang untuk mencuri barang-barang yang tidak diperlukan untuk penggunaan pribadi dan tidak membawa keuntungan finansial.
  • Perasaan meningkatnya ketegangan sebelum pencurian; kesenangan, kepuasan, atau kelegaan pada saat pencurian; dan, seringkali, rasa bersalah, malu, dan/atau penyesalan setelah pencurian, dan terkadang depresi.
  • Pencurian individu tidak dilakukan karena delusi, mania, atau halusinasi, dan tidak dimotivasi oleh balas dendam atau kemarahan.
  • Pencurian seseorang tidak dapat dijelaskan dengan lebih baik oleh Antisocial Personality Disorder, Conduct Disorder, atau episode manik.

Simak Video 'Heboh Pegawai Alfamart Minta Maaf Usai Pergoki Pengemudi Mercy Curi Cokelat':

[Gambas:Video 20detik]




(naf/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT