Ibu Muda Meninggal di Tasik saat Balap Karung, Terkait Kondisi Usai Melahirkan?

ADVERTISEMENT

ROUND UP

Ibu Muda Meninggal di Tasik saat Balap Karung, Terkait Kondisi Usai Melahirkan?

Mochammad Fajar Nur - detikHealth
Kamis, 18 Agu 2022 20:00 WIB
Peserta mengikuti lomba balap karung menggunakan helm di Bendosari, Sawit, Boyolali, Jawa Tengah, Jumat (12/8/2022). Berbagai ragam lomba unik mulai digelar dalam rangka memeriahkan dalam menyambut HUT Ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia. ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho/rwa.
Ilustrasi balap karung. Foto: ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho

Perlu diingat, balap karung merupakan aktivitas fisik yang dikategorikan high impact. Gerakan melompat-lompat dapat memberikan beban ekstra di persendian dan tidak dianjurkan bagi yang memiliki masalah di bagian tersebut.

Orang-orang yang Tidak Disarankan Ikut Balap Karung

dr Andi Nusawarta, M.Kes, SpOT(K), spesialis ortopedi konsultan sports injury dari RS Pondok Indah Bintaro Jaya, menjelaskan untuk orang-orang tertentu, balap karung juga memiliki risiko cedera yang harus diwaspadai. Orang-orang yang memiliki kondisi seperti kegemukan, asam urat, dan osteoporosis tidak dianjurkan untuk ikut balap karung.

Meski demikian, perlombaan ini aman untuk orang yang sudah terlatih dan rutin berolahraga.

"Misal orang ini udah rutin olahraga, di challenge melakukan hal baru kayak lompat karung sambil jongkok. Buat yang sudah biasa itu ya biasa aja dan tidak akan sakit," ujarnya kepada detikcom, Selasa (16/8).

Jangan Lupa Persiapan dan Pemanasan

Bagi seseorang yang akan melakukan lomba balap karung, dianjurkan untuk melakukan latihan kardio dan latihan otot setiap harinya sebelum melakukan balap karung.

"Yang paling bisa kita lakukan adalah meminimalisir artinya jangan sampai cederanya makin berat, paling nggak pemanasan dulu, warm up, stretching, setelahnya jangan lupa pendinginan, kompres es kalau udah mulai nyeri," ucap dr Grace Joselini Corlesa, Sp.KO, MMR, kepada detikcom, di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan, Selasa (16/8).

Terakhir, dr Grace berpesan selain latihan, perlu juga untuk melakukan pemanasan agar meminimalisir adanya cedera yang serius.


(mfn/kna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT