ADVERTISEMENT

Senin, 12 Sep 2022 12:33 WIB

Tak Ditarik di RI, Pakar Jelaskan Kandungan Alergen di Kecap Manis ABC

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
kecap Foto ilustrasi: iStock
Jakarta -

Kecap manis atau saus ABC sambal ayam goreng ditarik Singaporean Food Agency (SFA) lantaran disebut tak mencantumkan kandungan alergen di kedua produknya. Belakangan diklarifikasi, produk yang beredar di Singapura tidak berasal dari distributor resmi.

Meski begitu, kandungan alergen di kedua produk tersebut tidak berisiko pada keamanan konsumen. Ahli gizi sekaligus Ketua Umum Pergizi Pangan Indonesia Prof Dr Ir Hardinsyah MS menjelaskan alasan alergen digunakan pada bahan pangan.

Meski bisa menyebabkan reaksi alergik pada individu tertentu yang memiliki hipersentivitas, penggunaan alergen dikategorikan aman selama mengikuti batas aman izin edar produk.

"Bahan pangan ini sangat umum ditemukan pada produk pangan olahan atau pangan segar seperti telur dan ikan, krustase, kacang, hingga sulfur dioxide yang lazim ditemukan pada buah-buahan," terang dia, dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom Senin (12/9/2022).

"Selama penggunaannya tidak melebihi ambang batas yang ditentukan oleh lembaga yang berwenang dan keberadaannya di komunikasikan dengan jelas, maka produk tersebut aman untuk dikonsumsi," lanjut di.

Dalam kesempatan yang sama, Emerensiana Adi Dhae, Quality Technical Service Lead Kraft Heinz Indonesia Papua Nugini menjelaskan aturan penggunaan alergen dalam pangan.

"Kami memiliki Global Food Allergen Policy yang menjadi acuan dalam pemilihan material, formulasi, termasuk aturan pencantuman bahan baku, nilai gizi, serta kandungan alergen pada label kemasan," sambung dia.

"Penerapan kebijakan ini menjadi hal penting untuk memastikan seluruh bahan pangan yang digunakan dapat terkomunikasikan secara transparan kepada konsumen," pungkasnya.

BPOM RI sebelumnya memastikan produk kecap manis dan saus sambal ayam goreng ABC yang beredar di Indonesia sudah memiliki ketentuan label yang ditetapkan.



Simak Video "Peringatan BPOM ke Produsen-Eksportir Usai Geger Singapura Tarik Produk ABC"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/kna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT