Punya Risiko Diabetes? Yuk Tanya Gendis & Cari Tahu Jawabannya

ADVERTISEMENT

Punya Risiko Diabetes? Yuk Tanya Gendis & Cari Tahu Jawabannya

Sponsored - detikHealth
Selasa, 20 Sep 2022 12:04 WIB
Ilustrasi Cek Gula Darah
Foto: Shutterstock
Jakarta -

Saat ini, diabetes merupakan penyakit mematikan ketiga di Indonesia setelah stroke dan jantung. Menurut data International Diabetes Federation (IDF) Atlas tahun 2021, Indonesia kini menempati peringkat ke-5 dengan jumlah orang dengan diabetes terbanyak di dunia, yakni dari 10,7 juta pada tahun 2019 menjadi 19,5 juta pada tahun 2021.

Peningkatan ini tentu sangatlah memprihatinkan. Yang lebih mengkhawatirkan, hanya 2 juta dari 19,5 juta orang dengan diabetes yang mendapatkan pengobatan.

"Pencegahan diabetes dan komplikasinya, serta diagnosis dan pemantauan kadar glukosa darah secara mandiri merupakan komponen yang sangat penting dalam sistem kesehatan. Namun, masih banyak permasalahan seperti kurangnya kesadaran dan pemahaman masyarakat, adanya stigma penyakit kronis, informasi yang keliru mengenai diabetes, dan juga persepsi yang salah mengenai insulin," ujar Ketua Pengurus Besar Perkumpulan Endokrinologi Indonesia (PB PERKENI) Prof. Dr. dr. Ketut Suastika, Sp.PD-KEMD dalam keterangan tertulis.

"Rendahnya tingkat kesadaran masyarakat terhadap diabetes masih menjadi tantangan utama yang menyebabkan semakin tingginya jumlah orang dengan diabetes yang tidak terdiagnosis dan dapat mengakibatkan kadar glukosa darah tidak terkontrol dan akibatnya mengakibatkan berbagai komplikasi," lanjutnya.

Mengenali Faktor Risiko Diabetes

Untuk melakukan pencegahan dan penanganan dini, masyarakat perlu terlebih dahulu mengenali faktor risiko diabetes, termasuk berat badan berlebih atau obesitas. Menurut WHO, obesitas merupakan penumpukan lemak yang berlebihan akibat ketidakseimbangan asupan energi (energy intake) dengan energi yang digunakan (energy expenditure) dalam waktu lama.

Menurut Kementerian Kesehatan RI, satu dari tiga orang dewasa Indonesia mengalami obesitas, dan satu dari lima anak berusia 5 hingga 12 tahun mengalami kelebihan berat badan dan obesitas sehingga menimbulkan masalah kesehatan. Obesitas saat ini dikenal sebagai penyakit kronis tidak menular.

Kondisi obesitas dapat diketahui salah satunya melalui penghitungan body mass index (BMI) atau indeks massa tubuh (IMT). Sementara risiko diabetes dapat dilihat dari beberapa faktor, tidak hanya kondisi obesitas.

Untuk mengetahui dengan lebih mudah apakah Anda memiliki BMI yang ideal ataupun risiko diabetes, Anda dapat mengeceknya melalui chatbot Tanya Gendis yang tersedia di platform WhatsApp melalui nomor 0812 8000 5858.

Tanya GendisFoto: Kementerian Kesehatan

Tanya Gendis (ceGah & kENdali DIabetes dan obesitaS) adalah chatbot yang dibuat dan dikelola oleh Kementerian Kesehatan RI, PERKENI, dan Novo Nordisk sebagai upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap diabetes dan faktor pemicunya.

Chatbot WhatsApp Tanya Gendis menyediakan berbagai informasi mengenai diabetes dan bahaya obesitas. Melalui layanan tersebut, pengguna dapat melakukan cek BMI dan memahami risiko diabetes masing-masing. Untuk mengakses Tanya Gendis, masyarakat cukup menghubungi nomor 0812 8000 5858 melalui WhatsApp.

Chatbot tersebut merupakan implementasi dari nota kesepahaman antar pemerintah (G2G MoU) antara Indonesia dan Denmark tentang kerja sama kesehatan. Pada 2021, Kementerian Kesehatan RI dan Novo Nordisk Indonesia juga telah menandatangani perjanjian kemitraan untuk meningkatkan dan memperkuat upaya mengembangkan layanan pengobatan diabetes yang berkelanjutan di Indonesia dan memprioritaskan diagnosa sejak dini serta pengendalian optimal melalui empat bidang yang sejalan dengan Rencana Strategis Kesehatan Nasional 2021-2024.

Salah satu kegiatan utama dalam kemitraan ini adalah awareness program (program peningkatan kesadaran masyarakat).

Tanya Gendis tersedia di platform WhatsApp dengan tujuan memudahkan semua lapisan masyarakat dalam mendapatkan sumber informasi terpercaya mengenai diabetes dan obesitas. Ayo cek BMI dan risiko diabetes Anda lalu segeralah konsultasikan hasilnya dengan tenaga kesehatan. Semakin dini Anda menyadari serta mencari bantuan untuk menangani kondisi tersebut, semakin baik hasil yang dapat Anda harapkan.

Yuk, tunggu apa lagi? Segera save nomor Tanya Gendis 0812 8000 5858 di WhatsApp Anda dan cek risiko diabetes serta BMI Anda sekarang!

(Content Promotion/Kementerian Kesehatan)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT