DKI Catat 695 Kasus, Ini Sebaran 1.915 Kasus COVID-19 Baru RI 28 September

ADVERTISEMENT

DKI Catat 695 Kasus, Ini Sebaran 1.915 Kasus COVID-19 Baru RI 28 September

Mochammad Fajar Nur - detikHealth
Rabu, 28 Sep 2022 16:56 WIB
Naiknya kasus COVID-19 akhir-akhir ini berbanding lurus dengan meningkatnya jumlah tes swab antigen maupun PCR. Masyarakat ramai-ramai untuk dites swab.
Ilustrasi tes PCR. Foto: Amdhika Prasetia/detikcom
Jakarta -

Indonesia mencatat sebanyak 1.915 kasus baru COVID-19, Rabu (28/9/2022). Kasus aktif kini sebanyak 19.185 kasus.

DKI Jakarta kini menyumbang jumlah kasus terbanyak dengan total 695. Disusul oleh Jawa Barat dengan total 372 kasus, kemudian Banten dengan total 208 kasus.

Detail perkembangan virus Corona, Rabu (28/9):

  • Pasien positif bertambah 1.915 menjadi 6.427.764
  • Pasien sembuh bertambah 1.884 menjadi 6.250.503
  • Pasien meninggal bertambah 19 menjadi 158.076

Tercatat sebanyak 73.991 spesimen diperiksa hari ini di seluruh Indonesia, sedangkan jumlah suspek sebanyak 4.621.

Berikut sebaran Corona di Indonesia, Rabu (28/9):

  • DKI Jakarta: 695 kasus
  • Jawa Barat: 372 kasus
  • Banten: 208 kasus
  • Jawa Timur: 190 kasus
  • Jawa Tengah: 98 kasus
  • Sulawesi Utara: 39 kasus
  • DI Yogyakarta: 36 kasus
  • Sumatera Utara: 31 kasus
  • Kalimantan Timur: 27 kasus
  • Bali: 25 kasus
  • Nusa Tenggara Timur: 23 kasus
  • Bangka Belitung: 22 kasus
  • Sulawesi Selatan: 21 kasus
  • Lampung: 17 kasus
  • Aceh: 13 kasus
  • Sumatera Selatan: 13 kasus
  • Sulawesi Tengah: 13 kasus
  • Papua: 13 kasus
  • Riau: 11 kasus
  • Kepulauan Riau: 11 kasus
  • Sumatera Barat: 8 kasus
  • Jambi: 7 kasus
  • Sulawesi Tenggara: 5 kasus
  • Kalimantan Selatan: 4 kasus
  • Papua Barat: 4 kasus
  • Kalimantan Barat: 2 kasus
  • Kalimantan Tengah: 2 kasus
  • Bengkulu: 1 kasus
  • Nusa Tenggara Barat: 1 kasus
  • Kalimantan Utara: 1 kasus
  • Maluku: 1 kasus
  • Maluku Utara: 1 kasus
  • Gorontalo: 0 kasus
  • Sulawesi Barat: 0 kasus


Simak Video "Seputar Virus Covid-19 yang Diyakini Buatan Manusia"
[Gambas:Video 20detik]
(mfn/vyp)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT