DKI Catat 781 Kasus, Ini Sebaran 2.003 Kasus COVID-19 Baru RI 29 September

ADVERTISEMENT

DKI Catat 781 Kasus, Ini Sebaran 2.003 Kasus COVID-19 Baru RI 29 September

Mochammad Fajar Nur - detikHealth
Kamis, 29 Sep 2022 17:28 WIB
Naiknya kasus COVID-19 akhir-akhir ini berbanding lurus dengan meningkatnya jumlah tes swab antigen maupun PCR. Masyarakat ramai-ramai untuk dites swab.
Ilustrasi tes PCR. Foto: Amdhika Prasetia/detikcom
Jakarta -

Indonesia mencatat sebanyak 2.003 kasus baru COVID-19, Kamis (29/9/2022). Kasus aktif kini sebanyak 18.357 kasus.

DKI Jakarta kini menyumbang jumlah kasus terbanyak dengan total 781. Disusul oleh Jawa Barat dengan total 347 kasus, kemudian Jawa Timur dengan total 248 kasus.

Detail perkembangan virus Corona, Kamis (29/9):

  • Pasien positif bertambah 2.003 menjadi 6.429.767
  • Pasien sembuh bertambah 2.814 menjadi 6.253.317
  • Pasien meninggal bertambah 17 menjadi 158.093

Tercatat sebanyak 66.041 spesimen diperiksa hari ini di seluruh Indonesia, sedangkan jumlah suspek sebanyak 4.528.

Berikut sebaran Corona di Indonesia, Kamis (29/9):

  • DKI Jakarta: 781 kasus
  • Jawa Barat: 347 kasus
  • Jawa Timur: 248 kasus
  • Banten: 187 kasus
  • Jawa Tengah: 95 kasus
  • Sulawesi Utara: 40 kasus
  • Nusa Tenggara Timur: 33 kasus
  • DI Yogyakarta: 29 kasus
  • Kalimantan Timur: 26 kasus
  • Sumatera Utara: 23 kasus
  • Sumatera Selatan: 23 kasus
  • Sulawesi Tengah: 22
  • Sulawesi Selatan: 18 kasus
  • Kalimantan Barat: 17 kasus
  • Bangka Belitung: 15 kasus
  • Kepulauan Riau: 12 kasus
  • Bali: 12 kasus
  • Aceh: 9 kasus
  • Lampung: 8 kasus
  • Sumatera Barat: 7 kasus
  • Riau: 7 kasus
  • Jambi: 6 kasus
  • Papua: 6 kasus
  • Bengkulu: 5 kasus
  • Sulawesi Barat: 5 kasus
  • Sulawesi Tenggara: 4 kasus
  • Maluku: 4 kasus
  • Kalimantan Tengah: 3 kasus
  • Kalimantan Utara: 3 kasus
  • Papua Barat: 3 kasus
  • Nusa Tenggara Barat: 2 kasus
  • Maluku Utara: 2 kasus
  • Kalimantan Selatan: 1 kasus
  • Gorontalo: 0 kasus


Simak Video "Seputar Temuan Virus Mirip Covid-19 pada Kelelawar di China Selatan"
[Gambas:Video 20detik]
(mfn/suc)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT