Susi ART Sambo Berubah-ubah Jawaban saat Sidang, Tegang atau Lagi Bohong?

ADVERTISEMENT

Susi ART Sambo Berubah-ubah Jawaban saat Sidang, Tegang atau Lagi Bohong?

Vidya Pinandhita - detikHealth
Kamis, 03 Nov 2022 12:16 WIB
Bharada Richard Eliezer menjalani sidang lanjutan kasus pembunuhan Brigadir Yosua Hutabarat di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (31/10/2022). Asisten rumah tangga (ART) Ferdy Sambo, Susi dihadirkan sebagai saksi dalam sidang lanjutan tersebut.
Foto: Ari Saputra
Jakarta -

Asisten Rumah Tangga (ART) Ferdy Sambo, Susi, kini ramai menjadi sorotan gegara dituding berbohong saat bersaksi di sidang lanjutan kasus penembakan terhadap Brigadir J. Ia sempat berubah-ubah jawaban saat dimintai keterangan oleh hakim.

Dalam kesempatan tersebut, Susi sempat berkali-kali dicecar hakim. Gesture Susi juga ikut menjadi sorotan. Saat ditegur hakim, Susi banyak berdiam dan tidak langsung menjawab.

Psikolog anak dan keluarga Anna Surti Ariani, SPsi, MSi, Psi, alias 'Nina' menjelaskan, sikap tidak konsisten dalam menceritakan sesuatu memang merupakan salah satu indikasi kebohongan. Namun begitu untuk memastikan seseorang sedang berbohong atau tidak, terdapat sinyal-sinyal lain yang juga perlu diperhatikan.

"Sebetulnya itu (mendeteksi kebohongan) nggak bisa hanya dari single sign. Maksudnya, itu nggak bisa cuma dari kelihatan dia berdebar-debar (atau) kelihatan dia matanya (kemana-mana). Nggak selalu bisa dari situ. Tapi mesti dikaitkan dengan konteksnya," jelasnya saat ditemui detikcom di Jakarta Pusat, Kamis (3/11/2022).

"Termasuk konsistensi dia berbicara itu seperti apa, apakah dia konsisten atau nggak menyampaikan informasinya, kemudian apakah dia ketika menyampaikan informasinya cukup rileks," sambung Nina.

Pada beberapa kondisi, seseorang mungkin memberikan jawaban yang berubah-ubah lantaran dirinya dalam tekanan atau merasa tegang. Lebih lanjut Nina menegaskanc sebetulnya terdapat teknik tertentu untuk mendeteksi apakah seseorang berbohong, atau benar-benar tidak ingat kejadian yang pernah dialaminya.

"Karena kalau tegang banget, ada kondisi lain yang terjadi. Misalnya saking tegangnya, dia nggak bisa ingat apa yang terjadi saat itu. Sehingga dia justru menyampaikan hal-hal yang salah, dan lain sebagainya," pungkas Nina.



Simak Video "Ingin Berikan Perlindungan ke Anak Sambo, Kak Seto Minta Izin Bareskrim Polri"
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/kna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT