Kurus 'Jalur Bariatrik' ala Melly Goeslaw, Ini Bedanya dengan Sedot Lemak

ADVERTISEMENT

Kurus 'Jalur Bariatrik' ala Melly Goeslaw, Ini Bedanya dengan Sedot Lemak

Vidya Pinandhita - detikHealth
Selasa, 15 Nov 2022 09:28 WIB
Operasi bariatrik membuat Melly tidak sering merasa lapar. Sebab dengan operasi tersebut, ukuran lambungnya menjadi lebih kecil, sehingga lambungnya tidak memuat makanan dan minuman sebanyak sebelumnya.
Melly Goeslaw sukses memangkas berat badan hingga 23 kg setelah menjalani operasi bariatrik. Foto: Alethea Pricila/detikHealth
Jakarta -

Musisi Melly Goeslaw menjalani operasi bariatrik untuk membantunya menurunkan berat badan. Kini pasca operasi, ia sukses memangkas berat badan hingga sebanyak 23 kg. Pola hidup sehari-harinya ikut membaik, misalnya dengan stop merokok dan begadang.

Diketahui, bedah yang dijalani Melly Goeslaw adalah bariatrik sleeve gastrectomy. Pada operasi tersebut, lambung dipotong kurang lebih sebanyak 85 persen sehingga ukuran lambung menjadi lebih kecil. Dengan begitu, asupan makan menjadi lebih sedikit dibandingkan sebelum operasi.

"Aku nggak menyangka, banyak hal baru yang bagus ketika memutuskan bariatrik pengin langsing. Aku bisa berhenti ngerokok, nggak begadang. Jam 22.00 udah ngantuk, aku nggak pernah bayangkan sebelumnya," ungkap Melly.

Apa Bedanya dengan Sedot Lemak?

Dalam kesempatan sebelumnya, dokter yang sempat menangani Melly yakni spesialis bedah subspesialis bedah digestif di RS Pondok Indah, Dr dr Peter Ian Limas, SpBSubBDig meluruskan bahwa operasi bariatrik sama sekali berbeda dengan tindakan sedot lemak.

dr Peter menjelaskan, operasi bariatrik tidak menjurus ke tujuan kosmetik, melainkan modifikasi saluran cerna sehingga berat badan bisa menurun dan komorbiditas bisa teratasi.

Caranya pun tak instan layaknya sedot lemak. Sebab, yang diutamakan dari metode ini bukanlah kecepatan penurunan berat badan, melainkan pembentukan cara hidup yang baru. Pasca operasi, dokter akan melakukan pendampingan pada pasien hingga setahun.

"Ini adalah 'totally different animal', hewan yang berbeda sekali tidak bisa dibandingkan sebenarnya. Sedot lemak benar-benar tidak mengejar value-value yang ada di bedah bariatrik. Turun berat badan saja bukan itu yang dikejar, apalagi komorbid, menghindari kanker, sleep apnea. Itu sama sekali tidak ada," terang dr Peter dalam diskusi virtual beberapa waktu lalu.

"Sedot lemak adalah body shaping, membentuk tubuh. Setelah bedah bariatrik, kurus, dia baru perlu tindakan-tindakan bedah plastik. Bukan sedot lemak sih ya, mungkin kulitnya berlebih di-trimming. Tapi benar-benar sedot lemak dengan bedah bariatrik itu berbeda banget. Sedot lemak itu value-nya membentuk tubuh, kalau bariatrik kebiasaan hidup yang baru, membentuk kesehatan yang bagus, membentuk segala macam mengenai sehat," pungkasnya.



Simak Video "Mengenal Operasi Bariatrik yang Dilakukan Melly Goeslaw"
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT