Penyebab Kematian Terbanyak Nomor 2 di Dunia, Infeksi Bakteri Bisa Sefatal Ini

ADVERTISEMENT

Penyebab Kematian Terbanyak Nomor 2 di Dunia, Infeksi Bakteri Bisa Sefatal Ini

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Selasa, 22 Nov 2022 08:01 WIB
Ilustrasi jenazah
Ilustrasi meninggal. (Foto: Thinkstock)
Jakarta -

Penelitian baru yang dirilis dalam jurnal The Lancet mengungkap kematian kedua terbanyak di dunia disebabkan karena infeksi bakteri. Ada 33 bakteri patogen umum yang diamati dan 11 jenis infeksi di 204 negara serta wilayah.

Patogen ini berkaitan dengan 7,7 juta kematian, atau sekitar 13,6 persen dari total kematian global yang dilaporkan sebelum pandemi COVID-19 merebak.

"Itu menjadikan mereka penyebab kematian kedua setelah penyakit jantung iskemik, yang mencakup serangan jantung," kata studi tersebut, dikutip dari Channel News Asia.

Hanya lima dari 33 bakteri, menyebabkan setengah dari kematian yang dilaporkan. Adalah Staphylococcus aureus, Escherichia coli, Streptococcus pneumoniae, Klebsiella pneumoniae dan Pseudomonas aeruginosa.

S aureus adalah bakteri yang umum terdapat pada kulit dan lubang hidung manusia namun di balik berbagai penyakit, sedangkan E coli umumnya menyebabkan keracunan makanan.

Infeksi Bakteri Apa Itu?

Studi ini dilakukan di bawah kerangka Global Burden of Disease, sebuah program penelitian besar yang didanai Bill and Melinda Gates Foundation, melibatkan ribuan peneliti di seluruh dunia.

"Data baru ini untuk pertama kalinya mengungkapkan sepenuhnya tantangan kesehatan masyarakat global yang ditimbulkan oleh infeksi bakteri," kata rekan penulis studi Christopher Murray, Direktur Institute for Health Metrics and Evaluation di AS.

Penelitian juga menunjukkan perbedaan mencolok antara daerah berkembang dan maju. Misalnya, di Afrika Sub-Sahara, ada 230 kematian per 100.000 penduduk disebabkan infeksi bakteri.

Angka jauh lebih rendah ditemukan pada kawasan negara berpenghasilan tinggi yakni 52 per 100.000, seperti di negara Eropa Barat, Amerika Utara, dan Australasia. Karenanya, para peneliti mendesak adanya pendanaan untuk negara dengan penghasilan rendah, termasuk pendanaan vaksin untuk mengurangi jumlah kematian.

Di sisi lain, mereka juga memperingatkan penggunaan antibiotik tanpa pengawasan dokter. Semntara mencuci tangan masih menjadi salah satu tindakan paling mudah yang disarankan untuk mencegah infeksi.



Simak Video "Sebuah Studi Baru Ungkap Teori Penyebab Kematian Bruce Lee"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT