4 Kebiasaan yang Menyebabkan Paru-paru Basah, Waspada Udara Kotor!

ADVERTISEMENT

4 Kebiasaan yang Menyebabkan Paru-paru Basah, Waspada Udara Kotor!

Suci Risanti Rahmadania - detikHealth
Rabu, 21 Des 2022 11:46 WIB
A young doctor is standing and looking at the lungs image at the blurred hospital room background. The concept of medical service, diagnosis and treatment.
Ilutrasi paru-paru basah. Kebiasaan yang menyebabkan paru-paru basah (Foto: Getty Images/iStockphoto/Natali_Mis)
Jakarta -

Paru-paru basah merupakan kondisi peradangan yang terjadi pada paru-paru sehingga menimbulkan penumpukan cairan pada jaringan paru. Kondisi ini bisa dialami oleh siapa saja, baik anak-anak maupun dewasa. Meski begitu, penyakit ini bisa dihindari dengan mencoret beberapa daftar kebiasaan yang menyebabkan paru-paru basah.

Dikutip dari laman Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI), istilah paru-paru basah juga dikenal sebagai pneumonia. Adapun penyebab paru-paru basah adalah infeksi, baik itu virus, bakteri, hingga jamur. Patogen-patogen tersebut berisiko masuk ke paru-paru akibat dari sejumlah faktor kebiasaan buruk yang memicunya. Apa saja? Simak di bawah ini.

Kebiasaan yang Menyebabkan Paru-paru Basah

1. Merokok

Rokok memang berbahaya. Dikutip dari Mayo Clinic, kebiasaan ini bisa merusak pertahanan alami tubuh terhadap bakteri dan virus yang menyebabkan paru-paru basah.

2. Konsumsi Alkohol dan Obat-obatan

Kebiasaan yang menyebabkan paru-paru basah berikutnya adalah konsumsi minuman beralkohol. Menurut laman National Heart, Lung, and Blood Institute, menggunakan obat-obatan atau alkohol dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh.

Sebagaimana diketahui, sistem kekebalan tubuh yang lemah rentan membuat seseorang terinfeksi patogen. Salah satunya patogen penyebab paru-paru basah.

3. Tinggal di Perkampungan Padat dan Kumuh

Kebanyakan orang terkena paru-paru basah karena tertular dari orang lain. Peluang seseorang terkena penyakit ini memang lebih tinggi jika tinggal atau menghabiskan banyak waktu di tempat ramai seperti barak militer, penjara, tempat penampungan tunawisma, atau panti jompo.

Dalam kondisi ini, patogen penyebab pneumonia bisa dengan mudah masuk ke hidung dan tenggorokan.

4. Terpapar Polusi atau Udara Beracun

Ini sangat mungkin jika seseorang sehari-hari tinggal di kota berpolusi atau dekat pabrik dengan asap yang cukup beracun. Paparan polusi udara kotor juga bisa meningkatkan risiko terjadi berbagai penyakit paru, termasuk pneumonia atau paru-paru basah.

Sebagai pencegahan paru-paru basah, seseorang bisa melakukan sejumlah hal berikut:

  • Berhenti merokok
  • Konsumsi makanan bergizi seimbang
  • Menjaga daya tahan tubuh
  • Memakai masker
  • Rutin melakukan olahraga
  • Istirahat yang cukup
  • Melakukan vaksinasi PCV (Pneumococcus Conjugated Vaccine)


Simak Video "Gejala Pneumonia Misterius yang Tewaskan 4 Orang di Argentina"
[Gambas:Video 20detik]
(suc/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT