Ini Dia Strategi Jepang Pasca Dihantui 'Resesi Seks'

ADVERTISEMENT

Ini Dia Strategi Jepang Pasca Dihantui 'Resesi Seks'

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Selasa, 24 Jan 2023 14:45 WIB
Commuters rush to catch their trains at a subway station during the morning rush hour in Beijing on Monday, Nov. 14, 2022. The worlds population is projected to hit an estimated 8 billion people on Tuesday, Nov. 15, according to a United Nations projection.  (AP Photo/Andy Wong)
Ilustrasi warga Jepang. (Foto: AP/Andy Wong)
Jakarta -

Angka kelahiran di Jepang menurun drastis. Per 2022, diperkirakan hanya ada sekitar 800 ribu kelahiran.

Melihat kondisi tersebut, Perdana Menteri Fumio Kishida menetapkan bahwa anak-anak anak adalah 'prioritas utama' untuk pemerintahannya. Pihaknya juga telah menyiapkan strategi dan menjanjikan tunjangan agar warganya mau memiliki anak.

Dalam pidatonya pada 4 Januari 2023, Kishida berjanji untuk mengusulkan strategi tersebut pada bulan Juni, saat pemerintah menyusun pedoman kebijakan fiskal dan ekonomi. Itu berisi tentang bagaimana menggandakan anggaran untuk dukungan perawatan anak.

Kishida mengatakan pemerintah berencana untuk meningkatkan jumlah tunjangan anak untuk para orang tua. Saat ini, tunjangan pengasuhan anak sebesar 15.000 yen atau sekitar 1,7 juta rupiah per bulan hingga mereka mencapai usia 3 tahun.

Setelah itu, tunjangan sebesar 10.000 yen atau sekitar 1,1 juta rupiah akan diberikan hingga anak tersebut lulus dari sekolah menengah pertama.

"Kebijakan tentang anak dan pengasuhan anak adalah investasi paling efektif untuk masa depan," kata Kishida yang dikutip dari The Japan Times, Selasa (24/1/2023).

Dikutip dari The Guardian, beberapa ahli berpendapat subsidi yang diberikan pemerintah itu masih cenderung menyasar pada orang tua yang sudah memiliki anak. Menurut mereka, itu tidak berpengaruh untuk menghilangkan kesulitan yang membuat kaum muda enggan berkeluarga.



Simak Video "Populasi Menurun dalam 60 Tahun, Generasi Muda China Enggan Berkeluarga"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT