Gaduh Aqua dari Sumur Bor-Bukan Air Pegunungan, BPKN Bakal Panggil Produsen

Gaduh Aqua dari Sumur Bor-Bukan Air Pegunungan, BPKN Bakal Panggil Produsen

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Jumat, 24 Okt 2025 06:01 WIB
Gaduh Aqua dari Sumur Bor-Bukan Air Pegunungan, BPKN Bakal Panggil Produsen
Polemik tentang sumber air yang digunakan Aqua jadi perhatian banyak pihak. Foto: Getty Images/Aleksandr_Gromov
Jakarta -

Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) Aqua jadi sorotan setelah muncul tudingan sumber air yang digunakan adalah sumur bor atau air tanah. Badan Perlindungan Konsumen Nasional Republik Indonesia (BPKN RI) bakal memanggil produsen untuk meluruskan hal tersebut.

"Kami akan memanggil pihak manajemen dan Direktur PT Tirta Investama untuk meminta klarifikasi resmi terkait sumber air yang digunakan dalam produksi Aqua. BPKN juga akan mengirim tim investigasi langsung ke lokasi pabrik guna memverifikasi kebenaran informasi tersebut," kata Ketua BPKN RI Mufti Mubarok dalam keterangan tertulis, Jumat (24/10/2025).

Menurut Mufti, BPKN memiliki tanggung jawab moral dan hukum untuk memastikan konsumen tidak mendapat informasi yang menyesatkan. Jika ternyata klaim yang diiklankan berbeda dengan fakta di lapangan, maka hal itu termasuk pelanggaran prinsip kejujuran dalam beriklan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Konsumen berhak mengetahui asal bahan baku produk yang mereka konsumsi. BPKN akan menindaklanjuti ini secara transparan dan sesuai dengan ketentuan hukum," lanjut Mufti.

Untuk memeriksa izin sumber air dan memastikan tidak ada pelanggaran terhadap standar mutu AMDK, BPKN akan berkoordinasi dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) serta Kementerian Perindustrian. Mufti memastikan, langkah ini bukan untuk menjatuhkan reputasi perusahaan manapun, semata-mata untuk menjaga kepercayaan publik.

ADVERTISEMENT

"Kami mengajak seluruh pelaku usaha untuk berkomitmen menjaga kejujuran dalam promosi dan pelabelan produk. Konsumen Indonesia berhak mendapatkan kebenaran, bukan sekadar citra," tandasnya.

Polemik tentang sumber air yang dipakai oleh Aqua mencuat setelah Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengunjungi salah satu lokasi pengolahan air mineral. Kunjungan tersebut ditayangkan di kanal YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel (KDM).

Dalam tayangan tersebut, KDM menanyakan sumber air yang digunakan. Salah seorang staf perusahaan menjawab, air yang digunakan berasal dari bawah tanah yang diambil melalui proses pengeboran.

"Dikira oleh saya dari air permukaan, dari sungai atau mata air. Berarti kategorinya sumur pompa dalam?" kata Dedi.

Klarifikasi Perusahaan

Dalam pernyataan yang dipublikasikan di laman resminya, Aqua menegaskan sumber air yang digunakan bukan air permukaan atau air tanah dangkal. Sumber air yang digunakan adalah akuifer dengan kedalaman 60-140 meter yang terlindungi secara alami oleh lapisan kedap air, sehingga bebas dari kontaminasi aktivitas manusia dan tidak mengganggu penggunaan air masyarakat.

"Aqua menggunakan air dari akuifer dalam yang merupakan bagian dari sistem hidrogeologi pegunungan," tegas pernyataan tersebut.

"Air ini terlindungi secara alami dan telah melalui proses seleksi serta kajian ilmiah oleh para ahli dari UGM dan Unpad. Sebagian titik sumber juga bersifat self-flowing (mengalir alami)," lanjutnya.

Halaman 2 dari 3


Simak Video "Video Memiliki Body Goals di Usia 46 Tahun, Ini Tips Asri Welas "
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads