Seto Mulyadi atau yang akrab disapa kak Seto beberapa waktu lalu menjalani perawatan di rumah sakit karena mengalami stroke ringan dan aritmia atau gangguan irama jantung.
Padahal, pria berusia 73 tahun ini dikenal sebagai sosok yang rajin berolahraga dan menerapkan gaya hidup sehat. Lalu, mengapa bisa ini terjadi?
Berkaca dari kasus kak Seto, spesialis jantung dan pembuluh darah dr Agung Fabian Chandranegara, SpJP(K) FIHA mengatakan semakin berumur, seseorang memang akan lebih berisiko mengalami aritmia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Semakin usia bertambah maka risiko terkena aritmia semakin tinggi. Meskipun, orang tersebut memiliki gaya hidup sehat," kata dr Agung kepada detikcom, di RS Harapan Kita, Jakarta Barat, Kamis (6/11/2025).
Terkait gejala awal yang dikeluhkan oleh kak Seto, yakni merasa pusing dan linglung, menurut dr Agung ini adalah tanda-tanda khas dari aritmia yang mulai akan berubah menjadi serangan stroke.
"Itu terjadi gumpalan darah di jantung yang akan mengalir ke otak, sehingga otaknya akan tersumbat pembuluh darahnya dan terjadi stroke," kata dr Agung.
"Salah satu gejala stroke itu tadi, linglung, pusing, dan kelumpuhan tubuh sebelah," sambungnya.
Untuk itu, dr Agung menambahkan pentingnya melakukan deteksi dini. Dengan cara meraba nadi atau pergi ke dokter jantung untuk dilakukan perekaman jantung.
(dpy/kna)











































