Faskes Kolaps, Kemenkes Ungkap Kondisi RS-Puskesmas Terdampak Bencana Sumatera

Duka dari Utara Sumatera

Faskes Kolaps, Kemenkes Ungkap Kondisi RS-Puskesmas Terdampak Bencana Sumatera

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Selasa, 02 Des 2025 10:41 WIB
Faskes Kolaps, Kemenkes Ungkap Kondisi RS-Puskesmas Terdampak Bencana Sumatera
Foto: Dampak banjir di Pidie Jaya, Aceh. (Agus Setyadi/detikSumut)
Jakarta -

Kementerian Kesehatan RI melaporkan kondisi sejumlah fasilitas kesehatan di wilayah terdampak bencana Sumatera. Menurut data Kemenkes yang dihimpun hingga Senin (1/12/2025), tidak sedikit yang dilaporkan kolaps alias tidak bisa beroperasi.

Aceh menjadi wilayah dengan catatan faskes terbanyak tidak bisa beroperasi, yakni 9 RS di kota/kabupaten. Kondisi puskesmas tidak jauh berbeda, total ada 126 puskesmas yang terpaksa tidak bisa berjalan imbas bencana longsor dan banjir.

Situasi tersebut juga ditemukan di Sumatera Utara hingga Sumatera Barat. Berikut datanya:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Faskes Sumut yang terdampak:

ADVERTISEMENT
  • 3 rumah sakit
  • 37 puskesmas
  • 56 puskesmas pembantu
  • 75 pondok bersalin desa

Faskes Sumbar yang terdampak:

  • 37 puskesmas
  • 26 puskesmas pembantu

Kemenkes RI mencatat total ada 156 korban jiwa di Aceh, 214 di Sumut, dan 163 kematian di Sumbar. Sementara 403 orang dilaporkan luka berat di Aceh, 214 dengan luka berat yang sama di Sumut, dan 163 orang di Sumbar.

Pengungsi terbanyak berada di Aceh dengan total 478.847 orang, sementara di Sumut mencapai 77.009 orang, dan Sumbar 31.346 orang.

Kepala Biro Komunikasi Pelayanan Publik Aji Muhawarman menyebut kendala yang kini banyak dihadapi korban bencana Sumatera adalah kurangnya ketersediaan air bersih, hingga jaringan listrik padam.

Beberapa lokasi juga dilaporkan terisolir dari bantuan lantaran akses jalan terputus. Belum lagi, kesulitan memperoleh BBM untuk kebutuhan genset di puskesmas dan distribusi logistik.

Jaringan komunikasi juga terputus di beberapa daerah. "Karenanya kita terus berkoordinasi dengan BPBD untuk permohonan bantuan starlink di puskemas," tuturnya dalam laporan situasi bencana Sumatera.




(naf/kna)

Berita Terkait