5 Gejala Kanker Usus Besar yang Perlu Diwaspadai Menurut Dokter, Termasuk Keringat Malam

5 Gejala Kanker Usus Besar yang Perlu Diwaspadai Menurut Dokter, Termasuk Keringat Malam

Elmy Tasya Khairally - detikHealth
Jumat, 02 Jan 2026 15:08 WIB
5 Gejala Kanker Usus Besar yang Perlu Diwaspadai Menurut Dokter, Termasuk Keringat Malam
Foto: Ilustrasi usus (Getty Images/Elena Nechaeva)
Jakarta -

Kanker usus besar kini banyak dialami oleh usia muda. Gejalanya mungkin sering dianggap sepele atau disalahartikan sebagai gangguan pencernaan biasa.

Seorang spesialis kanker yang berbasis di Brooklyn, Dr Waqqas Tai mengungkap beberapa tanda kanker usus besar yang perlu diwaspadai. Penting untuk memeriksakan diri ke dokter jika mengalami beberapa gejala kanker usus besar berikut ini.

5 Gejala Kanker Usus Besar yang Perlu Diwaspadai Menurut Dokter, Termasuk Keringat Malam

Bentuk feses, adanya darah, anemia, hingga keringat malam menjadi tanda dari kanker usus besar. Dikutip dari laman NY Post, begini penjelasannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Feses Setipis Pensil

Dr Tai menjelaskan, feses yang lebih tipis dari biasanya bisa menjadi tanda bahaya adanya tumor di usus besar.

Senada dengan hal tersebut, wakil direktur program kolorektal di Center of Gastrointestinal Cancers, sekaligus onkolog medis di Yale Cancer Center, Dr Michael Cecchini mengatakan bahwa tinja yang menyempit umumnya muncul saat tumor berada di bagian akhir usus besar atau menempel pada lapisan bagian dalamnya.

ADVERTISEMENT

2. Adanya Darah

Menurut Dr Tai, adanya darah di toilet bukanlah pertanda baik. Dikutip dari laman Cleveland Clinic, pendarahan rektal adalah gejala dari kondisi seperti wasir, fisura anus, penyakit radang usus, penyakit crohn, polip usus besar, dan kanker kolorektal.

"Darah dalam tinja bisa menjadi keadaan darurat yang mengancam jiwa dan kami ingin mengatasinya," kata seorang ahli bedah umum bersertifikasi yang berbasis di California, Dr Terry Simpson.

3. Anemia

Anemia terjadi saat jumlah sel darah merah rendah. Kondisi ini bisa mengindikasikan adanya pendarahan tumor di saluran pencernaan. Menurut penelitian tahun 2023, anemia ditemukan pada 30 persen hingga 75 persen pasien kanker kolorektal.

"Tidak ada alasan yang sehat bagi seorang pria untuk mengalami anemia," kata Dr Tai.

"Itu adalah diagnosis nomor satu yang kami cari. Sementara pada perempuan, jika tidak mengalami menstruasi berat, seharusnya kadar hemoglobin juga tidak rendah. Karena itu, kondisi tersebut juga perlu diperiksa dengan kolonoskopi." tambahnya.

4. Sembelit dan Diare Parah

Sembelit dan diare juga menjadi tanda dari kanker usus besar. Penting untuk melakukan kolonoskopi. Dikutip dari laman Cleveland Clinic, kolonoskopi adalah pemeriksaan bagian dalam usus besar.

"Jika Anda mengalami sembelit parah dan diare parah secara bergantian , meskipun itu mungkin merupakan tanda gangguan pencernaan lainnya, itu adalah alasan utama untuk menjalani kolonoskopi guna memastikan Anda tidak menderita kanker usus besar," kata Dr Tai

5. Penurunan Berat Badan, Demam, dan Keringat Malam

Dr Tai menyebut penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas, demam, serta keringat malam sebagai gejala B.

"Jika Anda terbangun di tengah malam karena berkeringat dan pakaian Anda basah kuyup, dan Anda perlu meletakkan handuk, jika Anda makan banyak tetapi tetap kehilangan berat badan, jika Anda mengalami demam tinggi secara acak sepanjang hari, ini adalah tanda-tanda kanker yang sangat umum," katanya.




(elk/up)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads