Tren Kecantikan Baru di AS, Oplas Perbesar Bokong-Payudara Pakai Lemak Mayat

Tren Kecantikan Baru di AS, Oplas Perbesar Bokong-Payudara Pakai Lemak Mayat

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Minggu, 04 Jan 2026 11:15 WIB
Tren Kecantikan Baru di AS, Oplas Perbesar Bokong-Payudara Pakai Lemak Mayat
Foto: Getty Images/iStockphoto/ake1150sb
Jakarta -

Dunia bedah plastik Amerika Serikat tengah dihebohkan dengan tren prosedur kecantikan terbaru yang menggunakan bahan tak biasa. lemak dari donor jenazah atau mayat. Prosedur ini diminati pasien yang ingin melakukan Brazilian Butt Lift (BBL) atau pembesaran payudara, namun tidak memiliki cukup lemak di tubuhnya sendiri.

Diberitakan NYPost, produk bernama AlloClae ini mulai populer di New York sejak awal 2025. Berbeda dengan filler wajah seperti Botox, AlloClae adalah pengisi jaringan manusia yang berasal dari lemak mayat yang telah disumbangkan melalui proses skrining medis yang ketat.

Biasanya, prosedur BBL mengharuskan dokter mengambil lemak dari bagian tubuh pasien sendiri melalui sedot lemak (liposuction) untuk disuntikkan kembali ke bokong. Namun, bagi pasien yang sangat kurus, prosedur ini sulit dilakukan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini adalah 'lemak siap pakai' (off-the-shelf fat). Sangat membantu bagi pasien yang tubuhnya terlalu tipis atau mereka yang sudah pernah melakukan sedot lemak sebelumnya sehingga tidak punya cadangan lemak lagi," ujar Dr. Melissa Doft, seorang ahli bedah plastik di Manhattan, New York.

Pakar medis memastikan bahwa lemak donor ini telah melalui proses pembersihan, sterilisasi, dan pemurnian berlapis. Proses ini menghilangkan sisa sel dan DNA donor untuk mencegah respons imun negatif atau penolakan dari tubuh pasien.

ADVERTISEMENT

Kelebihan lainnya, prosedur ini bersifat minimal invasif. Pasien tidak perlu menjalani pembiusan total; cukup dengan suntikan di klinik dan bisa langsung kembali beraktivitas, mirip dengan penyuntikan filler wajah.

Diminati pasien 'obat diet'

Ahli kecantikan Dr Sachin M Shridharani menyebutkan bahwa permintaan prosedur ini meningkat tajam, terutama dari pasien yang kehilangan volume tubuh secara drastis akibat penggunaan obat penurun berat badan populer seperti Ozempic atau Mounjaro.

"Kita bisa menggunakan AlloClae untuk mengembalikan lekuk pinggul, bokong, dan kontur payudara yang kendur akibat penurunan berat badan yang cepat," jelasnya.

Meski praktis, kecantikan dari lemak donor ini tidaklah murah. Prosedur standar biasanya dimulai dari harga US$ 10.000 (sekitar Rp 150 jutaan). Namun, jika pasien membutuhkan volume yang besar untuk payudara dan bokong sekaligus, biayanya bisa membengkak hingga puluhan ribu dolar AS.

Meskipun dianggap aman dan biokompatibel (mudah menyatu dengan jaringan tubuh), para dokter tetap memperingatkan risiko efek samping seperti memar, pembengkakan, hingga risiko infeksi atau ketidaksimetrisan jika tidak dilakukan oleh tenaga ahli yang berpengalaman dalam bedah lemak.

Halaman 2 dari 2
(kna/kna)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads