Viral Minum Air Dicampur Minyak Kayu Putih untuk Redakan Flu, Memang Manjur?

Viral Minum Air Dicampur Minyak Kayu Putih untuk Redakan Flu, Memang Manjur?

Suci Risanti Rahmadania - detikHealth
Rabu, 07 Jan 2026 09:34 WIB
Viral Minum Air Dicampur Minyak Kayu Putih untuk Redakan Flu, Memang Manjur?
Ilustrasi (Foto: Getty Images/ronstik)
Jakarta -

Viral narasi di media sosial yang mengatakan minum air putih dicampur dengan minyak kayu putih bisa membantu meredakan flu. Klaim ini ramai diperbincangkan di tengah kemunculan varian baru influenza A (H3N2) subclade K atau yang belakangan dijuluki 'super flu'.

Ketua Umum Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia (PDPOTJI) dr Inggrid Tania menjelaskan minyak kayu putih pada dasarnya aman digunakan dengan cara dihirup, bukan diminum.

Praktik yang umum dilakukan adalah meneteskan minyak kayu putih ke dalam air panas lalu uapnya dihirup, yang dapat membantu memberikan sensasi lega pada saluran pernapasan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

@detikhealth_official Minum larutan air dan minyak kayu putih bikin flu auto reda? Beberapa orang percaya sih, tapi menurut sisi kesehatan gimana ya🤔 Simak penjelasan dari dokter pengembangan obat tradisional dan jamu indonesia berikut ini😉 #superflu #minyakkayuputih #flu #detikhealth ♬ original sound - detikHealth

ADVERTISEMENT

Penggunaan minyak kayu putih untuk diminum, menurut dr Inggrid, perlu kehati-hatian ekstra. Hal ini karena tidak mudah memastikan kemurnian minyak kayu putih yang beredar di pasaran. Dalam beberapa kasus, ditemukan produk yang dicampur dengan bahan lain.

"Misalnya dicampur dengan kerosin, minyak lemak, eukaliptus yang palsu juga bukan eukaliptus yang asli," ucapnya saat dihubungi detikcom, Selasa (6/1/2026).

dr Inggrid menjelaskan konsumsi minyak kayu putih atau larutannya berisiko menimbulkan efek samping, mulai dari gangguan pencernaan seperti mual, muntah, dan diare. Jika dilakukan berulang atau dalam jangka waktu lama, dampaknya bisa serius.

"Apalagi kalau dalam waktu yang lama ginjal juga akan ikut terganggu," ucapnya lagi.




(suc/suc)

Berita Terkait