Kenali 6 Penyebab Urine Berbusa dan Kapan Harus ke Dokter

Kenali 6 Penyebab Urine Berbusa dan Kapan Harus ke Dokter

Elmy Tasya Khairally - detikHealth
Sabtu, 17 Jan 2026 07:00 WIB
Kenali 6 Penyebab Urine Berbusa dan Kapan Harus ke Dokter
Ilustrasi. (Foto: Thinkstock)
Jakarta -

Munculnya gelembung dalam urine merupakan hal normal, terutama jika buang air kecil dilakukan dengan cepat dan tekanan yang kuat. Biasanya gelembung akan menghilang setelah selesai buang air.

Namun, urine berbusa memiliki tekstur yang lebih kental dan berwarna putih. Busa ini tidak cepat hilang dan bisa berlangsung selama beberapa menit. Kondisi apa saja yang bisa menyebabkan urine berbusa?

Penyebab Urine Berbusa

Urine berbusa terjadi saat protein lolos dari ginjal dan masuk ke dalam urine. Istilah klinis untuk keberadaan protein dalam urina adalah proteinuria atau dalam beberapa kasus albumnuria.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berikut beberapa kemungkinan penyebab adanya protein dalam urine:

1. Neuropati Diabetik

Diabetes yang tidak terkontrol bisa merusak sistem filtrasi ginjal dan pembuluh darah. Dikutip dari laman Health, kondisi ini menyebabkan protein melewati ginjal dan terdapat di dalam urine.

ADVERTISEMENT

2. Tekanan Darah Tinggi

Tekanan darah yang tinggi bisa memengarhu fungsi sistem penyaringan ginjal, merusak pembuluh darah, dan memengaruhi keseimbangan cairan dalam tubuh. Pada ibu hamil, adanya protein dalam urine mungkin menandakan preeklampsia.

3. Dehidrasi

Dehidrasi bisa menyebabkan urine berbusa. Urine seharusnya berwarna kuning muda. Dikutip dari laman Cleveland Clinic, jika urine berbusa dan berwarna kuning gelap, sebaiknya minum cairan.

.4. Lupus

Penyakit autoimun ini bisa menyerang organ-organ dalam tubuh, seperti ginjal. Saat hal ini terjadi, ginjal mungkin tidak berfungsi dengan baik, yang menyebabkan adanya protein dalam urine.

5. Infeksi Saluran Kemih (ISK)

Hingga 80 persen orang yang mengidap ISK mungkin memiliki protein dalam urine mereka. Setelah sembuh, biasanya protein akan hilang.

6. Obat-obatan

Beberapa obat, seperti antiinflamasi nonsteroid (NSAID) bisa memengaruhi kemampuan ginjal dalam menyerap kembali protein yang melewati sistem filtrasi.

Kapan Harus Memeriksakan Diri ke Dokter?

Meski tidak selalu berbahaya, sebaiknya konsultasikan ke dokter jika sering mengalami urine berbusa. Jika ada gejala lain yang bersamaan dengan urine berbusa, hal tersebut menjadi pertanda bahwa ginjal tidak berfungsu dengan baik. Gejala-gejalanya meliputi:

  • Sering buang air kecil
  • Pembengkakan pada kaki, tangan, atau persendian
  • Ruam kulit
  • Kehilangan nafsu makan
  • Tekanan darah tinggi



(elk/kna)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads