Hipotermia Jadi Ancaman di Gunung, Begini Tips dari Dokter Emergensi

Hipotermia Jadi Ancaman di Gunung, Begini Tips dari Dokter Emergensi

Radifan R - detikHealth
Selasa, 20 Jan 2026 18:06 WIB
Hipotermia Jadi Ancaman di Gunung, Begini Tips dari Dokter Emergensi
Jalur pendakian di Bromo. (Foto: ANTARA FOTO/Irfan Sumanjaya)
Jakarta -

Mendaki gunung menjadi aktivitas yang menantang sekaligus berisiko tinggi jika tidak berbekal persiapan yang matang. Salah satu ancaman paling mematikan bagi para pendaki adalah hipotermia.

Hipotermia adalah kondisi ekstrem ketika suhu tubuh seseorang turun hingga berada di bawah batas normal.

Praktisi kesehatan dari Perhimpunan Dokter Emergency Indonesia, dr Wisnu Pramudito D Pusponegoro, SpB, menegaskan naik gunung tanpa berbekal pengetahuan yang memadai mengenai alam bisa menghadirkan malapetaka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut dr Wisnu, pendaki perlu membekali diri dengan pengetahuan tentang cara bertahan hidup dan tentang manajemen waktu.

"Sehingga tidak lagi terjadi misalkan korban kekurangan bahan makan, segala macam," ucap dr Wisnu pada detikcom, Sabtu (17/1/2026).

ADVERTISEMENT

Persiapan Pendaki untuk Mencegah Hipotermia

Menurut dr Wisnu, persiapan paling penting adalah manajemen waktu sehingga bisa tahu kecukupan logistik di gunung bisa bertahan untuk berapa hari.

"Maka disarankan bergabung dengan pencinta alam yang sudah cukup baik dan kemudian menggali ilmu di sana," jelasnya.

Terkait dengan kondisi alam yang tidak bisa diduga, dr Wisnu menekankan pentingnya membawa peralatan yang lengkap, seperti jas hujan dan tenda.



(up/up)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads