Fakta-fakta Kolonoskopi, Prosedur Medis yang Disinggung Lula Lahfah sebelum Meninggal

Round Up

Fakta-fakta Kolonoskopi, Prosedur Medis yang Disinggung Lula Lahfah sebelum Meninggal

Devandra Abi Prasetyo - detikHealth
Senin, 26 Jan 2026 06:02 WIB
Fakta-fakta Kolonoskopi, Prosedur Medis yang Disinggung Lula Lahfah sebelum Meninggal
Foto: Dok. Instagram @lulalahfah.
Jakarta -

Sebelum meninggal selebgram Lula Lahfah diketahui sempat ingin menjalani prosedur kolonoskopi. Hal ini terungkap dari unggahan teman Lula, yakni Keanu di akun Instagram-nya.

"Usus gw masih bengkak penebalan, terus gw harus colonoscopy," ucap Lula, dilihat dari Instagram KEANU, dikutip Minggu (25/1/2026).

Apa Itu Kolonoskopi?

Spesialis penyakit dalam dr Aru Ariadno, SpPD-KGEH, menjelaskan colonoscopy atau kolonoskopi adalah prosedur untuk melihat kelainan atau gangguan di usus besar. Mulai dari yang paling ringan, seperti ambeien, hemoroid, fisura ani, hingga gangguan peradangan usus besar seperti kolitis maupun kronis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Juga bisa melihat adanya kanser di usus besar maupun polip. Jadi kita bisa melihat gangguan-gangguan atau kelainan-kelainan yang ada di usus besar, " ucapnya saat dihubungi detikcom, Minggu (25/1).

"Jadi kolonoskopi itu gunanya adalah melihat kondisi dari usus besar secara langsung dengan alat," lanjutnya lagi.

ADVERTISEMENT

Kapan Prosedur Ini Dipakai?

Menurut dr Aru, kolonoskopi biasanya dilakukan ketika ada kecurigaan kelainan pada usus besar. Pemeriksaan ini diperlukan jika pasien mengalami gangguan buang air besar, seperti rasa tidak tuntas saat buang air besar, diare, atau diare kronis yang tidak kunjung sembuh.

Selain itu, perubahan bentuk tinja juga menjadi salah satu tanda yang perlu diwaspadai. Jika tinja yang biasanya padat dan lunak berubah menjadi cair, bercampur darah, atau lendir, bahkan disertai buang air besar berdarah.

"Nah itu kita perlukan tindakan lanjutan dalam bentuk kolonoskopi untuk melihat penyebab dari kelainan-kelainan tersebut. Mungkin saja nanti kita bisa temukan peradangan usus besar, infeksi, dan segala macam," katanya.

Siapa yang Perlu Kolonoskopi?

Ada beberapa kondisi yang biasanya direkomendasikan oleh dokter untuk kolonoskopi, misalnya seperti:

  • Ambeien atau hemoroid
  • Fisura ani
  • Peradangan usus besar seperti kolitis atau kronis
  • Polip
  • Kanker usus besar

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Konsumsi Yogurt Dapat Turunkan Risiko Kanker Usus"
[Gambas:Video 20detik]
(dpy/kna)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads