Viral Aksi Heroik Dokter Anak Selamatkan Bayi Kejang di Pesawat, IDAI Buka Suara

Viral Aksi Heroik Dokter Anak Selamatkan Bayi Kejang di Pesawat, IDAI Buka Suara

Devandra Abi Prasetyo - detikHealth
Senin, 02 Feb 2026 19:34 WIB
Viral Aksi Heroik Dokter Anak Selamatkan Bayi Kejang di Pesawat, IDAI Buka Suara
Ilustrasi. (Foto: Getty Images/Vadimborkin)
Jakarta -

Balita berusia 22 bulan mengalami kejang dalam penerbangan pesawat Citilink QG 990 rute Jakarta-Bengkulu. Bayi tersebut selamat setelah ditolong seorang dokter spesialis anak yang juga penumpang pesawat tersebut.

Diketahui, aksi heroik tersebut dilakukan oleh dokter spesialis anak dr Erli Meichory Viorika, SpA, anggota Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Bengkulu yang dengan sigap dan cekatan dalam menangani pasien yang saat itu mengalami kejang demam.

"Iya beliau anggota IDAI Bengkulu, kejadiannya sudah sekitar 6 bulan lalu namun baru viral," kata Ketua Pengurus Pusat IDAI Dr dr Piprim Basarah Yanuarso, SpA kepada detikcom, Senin (2/2/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dokter Erli akan diberi apresiasi oleh Pengurus Pusat IDAI dan akan diserahkan saat Simposium Nasional di Bengkulu 6-8 Februari akhir pekan ini," sambungnya.

dr Piprim sangat bangga terhadap aksi sigap dr Erli dalam menolong pasien, bahkan di momen-momen yang tidak terduga seperti saat pesawat akan lepas landas.

ADVERTISEMENT

"Begitulah yang memang seharusnya dilakukan setiap dokter, selalu sigap menolong yang membutuhkan bantuan. Karena kondisi darurat bisa terjadi kapan saja di mana saja," kata dr Piprim.

"Pentingnya setiap dokter anak selalu update keilmuan dan keterampilan mengatasi kasus emergensi seperti itu," lanjutnya.

Dalam keterangan terpisah, Corporate Secretary & CSR Group Head PT Citilink Indonesia, Tashia Scholz mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada 4 Mei 2025.

"Dalam kejadian ini, penumpang yang berprofesi dokter tersebut turut membantu dalam memberikan pertolongan pertama, bekerja sama dengan kru yang bertugas guna menyiapkan seluruh keperluan dalam kondisi darurat," ujar Tashia dalam keterangannya, Minggu (1/2/2026).

Setelah diberi pertolongan, kondisi balita itu pun kembali stabil. Perjalanan pesawat kembali dilanjutkan pada pukul 10.45 WIB dan mendarat pada pukul 11.50 waktu setempat.

"Berkat penanganan yang cepat dan tepat, dokter yang turut dalam penerbangan Citilink tersebut menyatakan bahwa kondisi bayi telah kembali stabil dan layak untuk melanjutkan penerbangan, serta orang tua bayi juga menyatakan keinginan untuk tetap melanjutkan penerbangan menuju Bengkulu," tutup Tashia.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video KuTips: Langkah Sat Set Jika Terlanjur Basah Kehujanan"
[Gambas:Video 20detik]
(dpy/kna)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads