Cara Eyang Meri Hoegeng Jaga Kesehatan Otak Semasa Hidupnya

Cara Eyang Meri Hoegeng Jaga Kesehatan Otak Semasa Hidupnya

Devandra Abi Prasetyo - detikHealth
Rabu, 04 Feb 2026 06:00 WIB
Cara Eyang Meri Hoegeng Jaga Kesehatan Otak Semasa Hidupnya
Meriyati Roeslani Hoegeng Foto: (Dok Istimewa)
Jakarta -

Istri Kapolri ke-5 Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso, Meriyati Roeslani Hoegeng meninggal dunia pada usia 100 tahun.

Eyang Meri Hoegeng tutup usia di RS Bhayangkara Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (3/2/2026). Meri Hoegeng sempat dirawat intensif di RS Polri sebelum mengembuskan napas terakhir.

Semasa hidupnya, Eyang Meri dikenal sebagai sosok yang serius dalam menjaga kesehatan, tak ayal dirinya tergolong sebagai centenarian atau orang yang telah mencapai usia satu abad.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Cara Eyang Meri Menjaga Kesehatan Otak

Meri Hoegeng lahir pada 23 Juni 1925 di Yogyakarta, Hindia Belanda, dari pasangan dr Mas Soemakno Martokoesoemo dengan Jeanne Reyneke van Stuwe.

ADVERTISEMENT

Meri menikah dengan Hoegeng pada 31 Oktober 1946 di Yogyakarta. Pasangan ini dikaruniai tiga orang anak, dua perempuan dan satu laki-laki. Mereka adalah Renny Soerjanti Hoegeng, Aditya Soetanto Hoegeng, dan Sri Pamujining Rahayu.

Anak kedua Meri Hoegeng, Aditya Soetanto atau yang akrab disapa Didit mengatakan ibundanya memiliki kebiasaan baik dalam menjaga kesehatannya, termasuk terkait otak.

"Cari kesibukan dengan menulis, menyulam dan sebagainya. Kita anak-anak, cucu ada yang bergantian datang. Dan alhamdulillah karena eyang banyak saya kasih terus teka-teki silang. Jadi kita minta eyang sebisa mungkin isi, supaya memorinya tetap jalan terus tidak mudah pikun," kata Didit saat ulang tahun Meriyati ke-97.

Pada saat itu, Didit juga mengungkapkan bahwa pendengaran sang ibu memang mulai menurun. Eyang Meri juga sudah kesulitan dalam mengingat angka-angka panjang.

"Memori juga kalau nomor telepon saya juga nggak bisa ingat, kalau secara keseluruhan alhamdulillah masih ingat," ujar Didit.

"Tadi hanya sekadar ngobrol 'apa sih resepnya?' eyang adalah orang yang sangat peduli dengan kesehatan. Jadi (ke) dokter beliau nggak takut, ada rasa sakit sedikit pasti langsung cek. Sangat care dengan kesehatannya. Satu tentunya, semoga semua dikasih kesehatan," tandasnya.




(dpy/naf)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads