Tren Penyakit Jantung Hantui Usia Muda, Pakar Ungkap Cara Mencegahnya

Tren Penyakit Jantung Hantui Usia Muda, Pakar Ungkap Cara Mencegahnya

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Rabu, 04 Feb 2026 17:44 WIB
Tren Penyakit Jantung Hantui Usia Muda, Pakar Ungkap Cara Mencegahnya
Foto ilustrasi: Getty Images/Chinnapong
Jakarta -

Banyak orang yang mengira penyakit jantung hanya menjadi masalah bagi orang yang sudah lanjut usia. Nyatanya, tren serangan jantung dan stroke kini makin banyak ditemukan pada kelompok usia produktif.

Seorang ahli jantung sekaligus profesor epidemiologi kardiovaskular di Northwestern University, Dr Sadiya Khan, menegaskan upaya pencegahan seharusnya dimulai sejak dini, bukan saat risiko sudah tinggi.

Menurutnya, menunda pola hidup sehat di usia 20-an hingga 40-an adalah kesalahan yang besar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Anda tidak bisa hanya menjadi lebih tua dan kemudian berharap untuk melakukan semua perubahan ini," tegas Dr Khan, dikutip dari Business Insider.

ADVERTISEMENT

'Umur' Jantung Lebih Tua dari Usia Asli

Penelitian Dr Khan mengungkapkan bahwa rata-rata jantung orang Amerika berusia 4-7 tahun lebih tua dibandingkan usia mereka. Hal ini terjadi karena kebiasaan menunda-nunda untuk menerapkan gaya hidup sehat.

"Anda cenderung mengkhawatirkan hal-hal yang ada di depan mata, dan akan lebih sulit untuk memprioritaskan dan memberikan perhatian yang sama pada sesuatu yang memiliki konsekuensi jangka panjang," jelasnya.

Bagaimana Cara Mulai 'Investasi' Jantung Sejak Dini?

Dr Khan menyebutkan bahwa kesehatan jantung bersifat sangat personal. Faktor genetik, stres, diet, dan olahraga berbeda pada setiap orang.

"Ini tidak akan menjadi 'satu ukuran untuk semua orang'," kata dia.

Meski begitu, ada beberapa cara yang menjadi kunci untuk bisa melindungi kesehatan jantung:

1. Berhenti Merokok

Dr Khan menegaskan tidak ada toleransi untuk rokok, bahkan jika hanya sesekali. Ia juga mengingatkan merokok dapat berdampak buruk pada jantung.

2. Mulai Kebiasaan Jalan Kaki

Tidak perlu melakukan marathon. Dengan menambah 500 langkah ekstra per hari sudah sangat membantu meningkatkan kesehatan jantung.

Olahraga intensitas tinggi dalam durasi singkat juga efektif meningkatkan kebugaran jantung atau kardiovaskular.

3. Latihan Beban

Gerakan seperti squat, deadlift, hingga push-up di rumah tidak hanya membentuk otot. Latihan tersebut juga mendukung jantung agar kuat dan berumur panjang.

4. Konsumsi Kacang-kacangan dan Serat

Pilih makanan nabati utuh seperti biji-bijian dan kacang-kacangan. Selain itu, kaya serat yang melindungi jantung.

Makanan nabati juga membuat rasa kenyang lebih lama, sehingga bisa mengurangi konsumsi gula dan makanan olahan.

5. Mulai Kelola Stres

Stres kronis adalah musuh jantung. Aktivitas seperti yoga, tai chi, atau sekadar menghabiskan waktu di luar ruangan terbukti menurunkan tekanan darah.

6. Tidur yang Berkualitas

Tidur yang cukup dan berkualitas secara teratur juga sangat krusial. Hal ini bisa membantu menjaga jantung tetap sehat.

Untuk mendapatkan hasil yang terbaik, Dr Khan menyarankan perubahan kecil tapi berkelanjutan yang bisa dipertahankan dalam jangka panjang.

"Itu tergantung pada apa yang cocok untuk Anda dan apa yang dapat Anda pertahankan. Semuanya penting, tetapi Anda juga tidak perlu melakukan semuanya sekaligus," pungkasnya.

Halaman 2 dari 3
(sao/suc)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads