Kumpulan berkas milik Jeffrey Epstein kembali membongkar soal kondisi kesehatannya. Ia disebut memiliki kadar testosteron yang 'sangat rendah' dan mengeluh tentang 'libido rendah'. Menurut catatan medis, terbuka informasi tentang obat pembesar untuk penisnya yang tampaknya berbentuk telur dan berukuran mikro.
Pria tersebut juga memiliki riwayat panjang tertular penyakit menular seksual (PMS) termasuk gonore. Hal ini diungkap berdasarkan dokumen Epstein terbaru.
Berbagai tes selama bertahun-tahun menunjukkan bahwa ia memiliki kadar testosteron jauh di bawah normal, sesuatu yang menurut Epstein 'sama selama sepuluh tahun'.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam sebuah email dari tahun 2024, dokternya menulis bahwa hasilnya menunjukkan 'testosteron masih rendah 142'. Email lain dari dokter yang sama memberi tahu Epstein pada tahun 2017 bahwa hasil labnya telah turun menjadi 125.
Sebagai konteks, Asosiasi Urologi Amerika mengatakan bahwa apa pun di bawah 300 dianggap sebagai kekurangan testosteron.
Epstein juga mengeluh kepada dokter tentang libidonya. Tetapi, ia ragu-ragu untuk mengonsumsi hormon.
"Seperti yang Anda lihat dari cap waktu, pola tidur saya tidak bagus. Saya ragu untuk memulai pengobatan hormon," tulisnya dalam email kepada seorang dokter pada pukul 3 pagi tanggal 24 April 2015.
"Kadar testosteron rendah saya sudah ada selama 15 tahun. Menurut pandangan mekanis, ini sudah berdampak pada saya?" sambungnya, dikutip dari New York Post.
Setelah seorang dokter menyarankan untuk mengonsumsi obat-obatan terkait testosteron, seperti Clomid, Epstein langsung membantah pada 2016. Ia mengklaim telah berhenti mengonsumsinya, mengklaim bahwa itu adalah 'kesalahan besar' untuk mengonsumsinya sejak awal.
"Setelah berhenti mengonsumsi Clomid, retensi air dan lemak di sekitar pinggang membuat saya seperti sedang hamil," tulis Epstein.
Sebuah email juga masuk Epstein pada 2012 dari Dr Maxman. Ia diduga menawarkan Epstein 'pil pembesar penis maksimal'. Tidak jelas apakah Epstein pernah menerima tawaran tersebut.
Salah satu korbannya sebelumnya mengungkapkan bahwa Epstein memiliki penis yang 'sangat cacat', yang berbentuk seperti lemon atau telur.
"Parasit menunjukkan cacing cambuk (cacing gelang parasit) dan histolytica (parasit), sedikit darah dalam urine, riwayat polip kandung kemih. Air mani menunjukkan sedikit 'GC' singkatan dari nama medis 'gonococcus'," tulis Epstein dalam email kepada seorang dokter di New York pada 2016.
"Jadi saya minum 1 gram ceftriaxone dan 2 gram azitromisin (keduanya antibiotik). Aliran urine berkurang, kadar testosteron sangat rendah, yaitu 125 sama selama 10 tahun. Tidak merokok atau minum, tidak menggunakan narkoba. Sherlock? Bagaimana kita bisa bekerja sama?" tambahnya.
Selain itu, catatan medis juga menunjukkan Epstein telah mencari detail tentang pembekuan spermanya.











































