Indikator Politik Indonesia merilis hasil survei terkait kepercayaan masyarakat pada program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sebanyak 72,8 persen responden dilaporkan puas terhadap program unggulan Presiden Prabowo Subianto tersebut.
Ditanya mengenai hal ini, Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang mengatakan pihaknya merespons baik survei tersebut.
"Pertama, Alhamdulillah. Kalau belum 100 persen, semoga segera puas," kata Nanik saat dihubungi detikcom, Senin (9/2/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meskipun angkanya sudah lebih dari 70 persen, Nanik menegaskan pihaknya akan terus memperbaiki kinerja hingga kepuasan publik menyentuh level 'sempurna'.
"Pokoknya targetnya semoga kepuasannya 100 persen," tegas Nanik.
Sebagai informasi, survei ini terlaksana dalam rentang 15 hingga 21 Januari 2026. Melibatkan 1.220 orang dengan asumsi metode simple random sampling dengan toleransi kesalahan (margin of error) kurang lebih 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Responden diwawancarai lewat tatap muka. Quality control terhadap hasil wawancara disebut dilakukan secara random sebesar 20 persen dari total sampel oleh supervisor yang mendatangi kembali responden terpilih.
"Nah, sekarang kita tidak tanya seberapa mereka tahu MBG, karena berdasarkan survei kami bulan Oktober yang tahu sudah 94 persen," kata peneliti utama dari Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, dalam konferensi secara daring, Minggu (8/2/2026).
"Jadi kemungkinan meningkat lagi orang yang tahu program MBG ini, jadi hampir 100 persen orang sudah tahu MBG gitu ya. Jadi sekarang kita tanya saja kepuasannya, ya. Mereka puas atau tidak puas. Kalau Anda tanya saya, saya tidak puas sama MBG," lanjutnya.
Ia mengatakan tingkat kepuasan MBG secara keseluruhan di angka 72,8 persen. Ia menyebut hasil ini bisa saja berubah di lain waktu jika Badan Gizi Nasional bertekad untuk memperbaiki program MBG.
"Jadi yang tidak puas per Januari 2026 itu kurang lebih seperempat. Nah, kalau yang puas total 72,8 persen. Nah, yang cukup puas ini sangat mungkin berubah sesuai dengan kondisi tergantung kemampuan BGN ya, untuk memperbaiki baik kualitas terutama, maupun isu-isu negatif yang selama ini muncul, misalnya isu keracunan. Tapi per hari ini 72,8 persen puas ya," kata Burhanuddin.
Ia mengatakan mayoritas responden yang mengaku puas dengan program MBG adalah Gen Z. Ia menyinggung warga Jakarta dengan proporsi paling banyak tak puas dengan program tersebut.











































