10 Manfaat Kolagen untuk Wajah dan Tubuh, Bisa Buat Awet Muda

10 Manfaat Kolagen untuk Wajah dan Tubuh, Bisa Buat Awet Muda

Hana Nushratu Uzma - detikHealth
Minggu, 15 Feb 2026 09:45 WIB
Ilustrasi minuman yang memiliki manfaat kolagen bagi wajah dan tubuh.
Foto: Dok. Sido Muncul
Jakarta -

Kolagen meramaikan dunia kecantikan belakangan ini. Manfaat kolagen banyak ragamnya untuk kesehatan wajah dan tubuh mulai dari membuat kulit kenyal hingga lebih cerah. Tapi, apa sebenarnya kolagen itu, dan apa saja manfaatnya? Simak ulasannya berikut ini.

Apa Itu Kolagen?

Dikutip dari Science Direct, kolagen adalah molekul protein yang memberikan dukungan struktural pada jaringan ikat seperti kulit, tulang, tendon, dan ligamen.

Kolagen terdiri dari tiga rantai polipeptida yang membentuk heliks rangkap tiga dan berkontribusi pada struktur matriks ekstraseluler. Kolagen membentuk lebih dari 90% massa kulit.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jumlah kolagen di tubuh sendiri adalah sekitar 30% dari total protein yang ada. Namun, produksi kolagen ini akan semakin menurun seiring bertambahnya usia.

Selain itu, kebiasaan kurang baik seperti merokok, minum alkohol, terpapar sinar matahari, serta kurang tidur juga memicu penurunan kolagen.

ADVERTISEMENT

Manfaat Kolagen

Berikut ini beberapa manfaat kolagen untuk wajah dan tubuh:

Ilustrasi manfaat kolagen untuk wajah dan tubuh.Ilustrasi manfaat kolagen untuk wajah dan tubuh. Foto: Shutterstock

1. Menghidrasi Kulit

Manfaat kolagen untuk kulit adalah melembapkannya. Bagian kolagen bernama prolyl-hydroxyproline mendorong sel-sel kulit untuk memproduksi lebih banyak senyawa hyaluronic acid.

Hyaluronic acid berperan untuk menjaga kesehatan kulit. Senyawa ini cukup membantu meningkatkan kadar air di kulit sehingga kulit terhidrasi dan juga kenyal.

2. Menyamarkan Garis Halus

Selain menghidrasi kulit, kolagen juga berfungsi untuk menyamarkan garis halus. Dikutip dari Healthline, kolagen dapat membantu memperlambat penuaan kulit dengan mengurangi kerutan dan kekeringan.

Sebuah tinjauan terhadap 26 studi yang sebagian besar berfokus pada wanita, menemukan konsumsi 1-12 gram kolagen per hari selama 4-12 minggu menghasilkan peningkatan elastisitas dan hidrasi kulit.

3. Memperkuat Kuku

Kolagen dapat membantu memperkuat dan menumbuhkan kuku dengan mengurangi kondisi kerapuhan kuku atau brittle nails. Asam amino arginin dari kolagen akan memberi nutrisi pada dasar kuku yang membantu meningkatkan pertumbuhan serta kesehatan kuku secara keseluruhan.

4. Mencerahkan Kulit

Konsumsi kolagen membuat kulit lebih cerah dan glowing dengan meningkatkan pergantian sel, meningkatkan hidrasi, dan memperbaiki elastisitas. Peptida marine collagen (kolagen yang berasal dari laut), yang sering dipadukan dengan vitamin C, sangat efektif dalam meningkatkan kecerahan dan warna kulit dalam waktu 4-8 minggu.

5. Mencegah Rambut Rontok

Manfaat kolagen untuk rambut bisa didapatkan dari asam amino yang bantu membangun protein di rambut sehingga rambut lebih sehat. Selain itu, asam amino ini juga memperkuat kulit yang menahan akar rambut sehingga rambut tidak mudah rontok. Bukan hanya itu, kolagen juga bantu mencegah kerusakan folikel dan menghambat uban.

6. Memperkuat Tulang

Tulang manusia sebagian besar terbuat dari kolagen. Seiring bertambahnya usia, kolagen memburuk, dan massa tulang berkurang.

Hal ini dapat menyebabkan kondisi seperti osteoporosis, yang ditandai dengan kepadatan tulang yang rendah dan risiko patah tulang yang lebih tinggi. Penelitian menunjukkan kolagen dapat membantu menghambat kerusakan tulang yang menyebabkan osteoporosis.

7. Mengurangi Nyeri Sendi

Kolagen memiliki sifat antiinflamasi yang efektif, terutama dalam meredakan nyeri sendi dan mendukung perbaikan tulang rawan. Peptida kolagen bekerja mengurangi peradangan dengan merangsang produksi jaringan, sering digunakan untuk osteoartritis.

Dikutip dari Everyday Health, kolagen sangat efektif jika dikombinasikan dengan olahraga dan vitamin C untuk meredakan nyeri. Kolagen juga ditemukan dalam bentuk gel topikal untuk meredakan nyeri otot dan sendi.

8. Menyehatkan Saluran Pencernaan

Kolagen memainkan peran penting dalam membangun kembali dan memperkuat lapisan saluran pencernaan dengan senyawa asam amino bernama glisin dan glutamin. Lewat saluran pencernaan yang lebih sehat, nutrisi dari makanan bisa diserap oleh tubuh dengan lebih baik.

9. Mempercepat Penyembuhan Luka

Salah satu fungsi kolagen adalah membantu proses penyembuhan luka dengan cara menarik sel-sel kulit baru ke area kulit yang terluka. Dengan begitu, jaringan kulit baru akan lebih cepat pulih dan kuat.

Kolagen juga bermanfaat membentuk jaringan di beberapa bagian tubuh lain, seperti ligamen, tendon, dan otot yang mengalami cedera.

10. Mengencangkan Payudara

Payudara mengalami ptosis (kendur) karena kombinasi waktu dan berat badan. Seiring berjalannya waktu, kulit yang menopang payudara menjadi lebih lemah, yang diperburuk oleh payudara yang menjadi lebih berat dengan mengerahkan lebih banyak kekuatan pada kulit dan tulang rawan yang menopangnya melalui gravitasi.

Penyebab lain dari ptosis payudara adalah merokok, karena ini telah terbukti memecah protein elastin di kulit. Oleh karenanya, konsumsi kolagen mampu membuat payudara semakin kencang.

Dengan demikian, kolagen bermanfaat untuk membuat awet muda karena bekerja secara holistik dengan memperlambat proses penuaan dari luar maupun dalam. Dari segi kesehatan wajah, kolagen menjaga kulit tetap terhidrasi, kenyal, cerah, serta menyamarkan garis halus dan kerutan. Sementara untuk tubuh memperkuat rambut agar tidak rontok dan menguatkan kuku.

Dari dalam tubuh, kolagen memperkuat tulang, mengurangi nyeri sendi, menyehatkan pencernaan, hingga mempercepat penyembuhan luka, yang semuanya berkontribusi pada vitalitas tubuh agar tetap prima dan berfungsi optimal seperti saat muda.

Dampak dari Kekurangan Kolagen

Ilustrasi masalah pada kulit wajah.Ilustrasi masalah pada kulit wajah. Foto: Shutterstock

1. Nyeri Sendi

Dikutip dari Primabiotic, kekurangan kolagen dapat menyebabkan melemahnya jaringan ikat, kulit, tendon, ligamen, tulang rawan, dan struktur lainnya.

Kekurangan kolagen juga menimbulkan gejala tertentu. Gejala utama lain dari kekurangan kolagen adalah nyeri sendi.

Kolagen di persendian merupakan komponen utama tulang rawan sendi, dan kekurangan protein ini dapat melemahkan jaringan tersebut, yang pada gilirannya mempengaruhi fungsi sendi.

Pengidap penyakit sendi degeneratif, seperti artritis, sering mengalami nyeri dan kekakuan pada bagian tubuh yang kekurangan kolagen.

2. Kulit Kendur dan Muncul Kerutan

Selain pada sendi dan otot, kekurangan kolagen juga berpengaruh pada kulit. Kekurangan kolagen dapat menyebabkan kulit kendur, kerutan halus, tekstur kasar, pori-pori membesar, kulit kusam, dan lebih rentan berjerawat.

3. Rambut Rontok dan Menipis

Sementara, rambut juga mudah rontok dan menipis ketika tubuh kekurangan asupan kolagen. Kondisi ini juga membuat kuku menjadi rapuh dan mudah patah.

Bagaimana Cara Meningkatkan Produksi Kolagen?

Meski pada dasarnya tubuh mampu menghasilkan kolagen secara mandiri, fisik yang semakin renta akan membuat pembuatan kolagen semakin lama makin menurun.

Sebagai solusi, menyantap makanan yang mengandung kolagen bisa membantu mencukupi kolagen di tubuh. Beberapa makanan yang bisa dikonsumsi untuk meningkatkan produksi kolagen antara lain kaldu tulang ayam, ceker ayam, hingga ikan salmon.

Selain itu, pilihlah suplemen hydrolyzed collagen atau collagen peptides yang lebih mudah diserap. Jenis marine (ikan) dan bovine (sapi) adalah yang paling umum diteliti.

Kolagen juga bisa didapatkan melalui perawatan topikal dengan penggunaan produk skincare yang mengandung vitamin C, retinol, peptide, dan hyaluronic acid. Di samping itu, kolagen yang ada di dalam tubuh juga bisa dijaga dengan penggunaan tabir surya SPF 30+ setiap hari, hindari merokok, dan kelola stres.

Waktu yang Tepat untuk Mengonsumsi Kolagen

Waktu terbaik minum suplemen kolagen untuk hasil maksimal adalah dengan konsisten di waktu tertentu, seperti saat perut kosong di pagi hari untuk penyerapan optimal, menjelang tidur untuk mendukung regenerasi kulit, atau setelah olahraga untuk membantu pemulihan otot, dan bahwa hasil signifikan biasanya baru terlihat setelah 2-3 bulan konsumsi rutin.

Kombinasi Kolagen dan Vitamin C

Penelitian menunjukkan kolagen dan vitamin C merupakan perpaduan yang membuat tubuh lebih sehat. Vitamin C adalah kofaktor penting yang dibutuhkan tubuh untuk sintesis kolagen baru.

Mengonsumsi keduanya bersama-sama (misalnya, kolagen dilarutkan dalam jus jeruk kaya vitamin C) dapat meningkatkan efektivitas suplemen kolagen. Untuk suplemen lain seperti biotin atau zinc, umumnya aman, tetapi sebaiknya konsultasikan dengan dokter untuk penjadwalan yang optimal.

Mendapatkan manfaat kolagen kini bisa lebih praktis. Sido Muncul C+Collagen hadir dalam sediaan serbuk effervescent yang mudah dikonsumsi kapan pun dan di mana pun, baik saat di kantor, di rumah, maupun saat bepergian.

Sido Muncul C+ Collagen mengandung 1000mg Vitamin C, Collagen Tripeptide 500mg, dan vitamin lainnya untuk membantu menjaga kulit tetap lembab, sehat, dan tampak segar alami setiap hari. Hadir dengan rasa Strawberry dan Lemonade yang enak serta bebas gula.

Mulai sekarang, lengkapi gaya hidup sehatmu dengan langkah kecil yang berarti. Yuk, penuhi kebutuhan vitamin dan kolagen harian lewat Sido Muncul C+Collagen, cara praktis menjaga kulit tetap bercahaya dari dalam.

Kini, Sido Muncul C+Collagen bisa kamu temukan dengan mudah di minimarket, toko produk kesehatan, serta secara online di sidomunculstore.com dan Shopee melalui Sido Muncul Official Store.

FAQ Seputar Kolagen

Kapan Produksi Kolagen Alami Mulai Berkurang?

  • Produksi kolagen alami tubuh biasanya mulai menurun sekitar usia pertengahan 20-an.
  • Penurunannya diperkirakan sekitar 1-1,5% per tahun, dan dapat dipercepat oleh faktorgaya hidup seperti paparan sinar UV berlebihan, merokok, pola makan tinggi gula, stres, dan kurang tidur.

Apa Saja Tanda-Tanda Tubuh Kekurangan Kolagen?

  • Pada Kulit: Kulit kendur, kerutan halus, tekstur kasar, pori-pori membesar, kulit kusam, dan lebih rentan berjerawat.
  • Pada Rambut dan Kuku: Rambut menipis, mudah rontok, serta kuku rapuh dan mudah patah.
  • Pada Sendi dan Otot: Kekakuan sendi, nyeri sendi, atau penurunan massa otot.

Bagaimana Cara Meningkatkan Kadar Kolagen dalam Tubuh?

  • Dari Makanan: Konsumsi makanan kaya asam amino (kaldu tulang, daging, ikan, telur), vitamin C (jeruk, stroberi, brokoli), tembaga (kacang-kacangan, biji-bijian), dan antioksidan.
  • Suplemen Kolagen: Pilih suplemen hydrolyzed collagen atau collagen peptides yang lebih mudah diserap. Jenis marine (ikan) dan bovine (sapi) adalah yang paling umum diteliti.
  • Lindungi Kolagen yang Ada: Gunakan tabir surya SPF 30+ setiap hari, hindari merokok, dan kelola stres.

Bisakah Minum Kolagen Bersamaan dengan Vitamin C atau Suplemen Lainnya?

  • Vitamin C adalah kofaktor penting yang dibutuhkan tubuh untuk sintesis kolagen baru. Mengonsumsi keduanya bersama-sama (misalnya, kolagen dilarutkan dalam jus jeruk kaya vitamin C) dapat meningkatkan efektivitas suplemen kolagen.
  • Untuk suplemen lain seperti biotin atau zinc, umumnya aman, tetapi sebaiknya konsultasikan dengan dokter untuk penjadwalan yang optimal.



(akn/ega)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads